Laporkan Warganya hingga Ditahan, Andi Arief Minta Bu Risma Belajar dari Ahok

Rabu, 5 Februari 2020 15:18

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Politis Demokrat, Andi Arief menyarankan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharani agar belajar dari Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Menurutnya, semasa pimpin Jakarta, Ahok kerap dikritik hingga dibully oleh netizen. Namun itu, tidak membuat mantan suami Veronica Tan itu untuk mempolisikan pengkritiknya.

“Bu Risma belajarlah dari sisi positif Ahok. Di tengah kritik keras padanya atas berbagai kebijakan dan kecaman atas seringnya kata-kata kasar keluar dari mulutnya, Namun Ahok tidak pernah memenjarakan pengkritik dan penghinanya,” demikian cuitan Andi melalui akun twitternya belum lama ini.

Dia mengatakan, bullyan dan hinaan kepada Risma bukan berarti membuat hina Risma. Dia mengatakan, Risam tidak akan dikatakan hebat jika menjabat Wali Kota hanya untuk memenjarakan rakyat biasa.

“Bu Risma, dihina dan dibuly itu tidak berarti sejak itu menjadi hina. Maafkan saja, percaya diri bahwa tulisan dan kata-kata hinaan itu tidak mengurangi kemuliaan ibu. Tidak mungkin ibu akan dinilai hebat karena menjabat walikota mau memenjarakan rakyat biasa,” sambung Andi.

Sebelumnya, Risma mengaku secara pribadi melaporkan pemilik akun facebook Zikria Dzatil (43) lantaran sakit hati disebut ‘kodok betina’. Risma mengatakan, sebutan kodok yang dikatakan tersangka, juga berimbas ke orang tuanya.

“Sebetulnya, kemarin, alasan saya lapor, pertama, terus terang itu pribadi saya. Kalau saya kodok, maka orang tua saya kodok. Saya tidak ingin orang tua saya direndahkan. Kedua, ada dorongan dari masyarakat melapor. Tapi itu saya pribadi,” kata Risma di Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, (5/2).

Komentar