WNI Positif Terjangkit Virus Corona, Ini Reaksi Senayan

Ilustrasi: Upaya pencegahan virus korona menyebar, petugas melakukan pengecekan kesehatan. (Mark Schiefelbein/AP)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Singapura, dikonfirmasi positif terinfeksi Virus Korona. Ini kasus pertama yang menimpa WNI.

Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) bekerja sama dengan KBRI dan stakeholder lain untuk pro aktif melakukan edukasi, sosialisasi dan imbauan.

Misalnya imbauan secara intensif dan masif kepada WNI di negara-negara yang berpotensi besar terdampak Virus Korona.

“Para WNI perlu mendapat edukasi yang cukup tentang hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan dan mengantisipasi diri agar tidak terkena virus corona,” ujar Mufida dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com (grup fajar.co.id), Rabu (5/2).

Mufida juga menegaskan perlunya pemerintah membuka hotline khusus terkait wabah virus corona ini bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Sementera Kementerian Kesehatan juga wajib melakukan koordinasi dengan kementerian dan stakeholder lain, terkait perlindungan WNI dalam dan luar negeri dalam antispasi penularan Virus Korona.

“Apalagi WHO telah menetapkan penyebaran virus corona ini sebagai darurat global. Maka perlu ekstra serius meresponsnya,” katanya.

Data terakhir di seluruh dunia, lebih dari 25 negara terdapat kasus infeksi Virus Korona. Sebanyak 20.600 orang di seluruh dunia dilaporkan tertular. 427 di antaranya meninggal dunia dengan 2 orang di antaranya berada di luar Tiongkok.

“Indonesia harus waspada, karena kasus penularan Virus Korona juga sudah terjadi di negara-negara tetangga terdekat yang pintu keluar masuknya ke Indonesia sangat mudah. Di antaranya, 20 kasus di Singapura yang salah satunya pekerja migran kita itu,” ungkapnya.

Terkait kasus yang menimpa pekerja migran Indonesia di Singapura, Mufida juga meminta agar WNI tersebut mendapatkan haknya. Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Tenaga Kerja bekerjasama dengan KBRI Singapura dan stakeholder lain harus terus memantau dan mendampingi WNI tersebut selama menjalani pengobatan di Singapura.

Diketahui, ‎seorang WNI yang tinggal di Singapura terjangkit Virus Korona. Perempuan berusia 44 tahun yang bekerja sebagai asisten rumah tangga itu menjadi orang ke-21 yang menderita Korona di Singapura.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura mengimbau seluruh WNI yang berada di Singapura untuk selalu waspada, menjaga kesehatan dan kebersihan.

WNI yang bekerja sebagai pekerja migran tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke Tiongkok. WNI yang tak disebutkan namanya ini bekerja di rumah tangga dari warga negara Singapura yang terjangkit virus corona.

WNI tersebut saat ini ditangani Tim Medis Singapore General Hospital, menurut keterangan tertulis dari KBRI Singapura yang diterima di Jakarta, Selasa (4/2).

Adapun krban akibat wabah Virus Korona terus berjatuhan data terbaru dari pemerintah Tiongkok menunjukkan 427 orang meninggal dunia akibat terinfeksi kasus ini 2.700 orang lainnya memasuki fase kritis. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...