Coffee Morning Meningkatkan Sinergitas Kemitraan Polri-Awak Media

Kamis, 6 Februari 2020 14:56

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.IK, M.Si, didampingi Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon, S.IK, SH,...

FAJAR.CO.ID, MAROS –- Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Sulsel menggelar Coffee Morning dalam rangka mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat, terkhusus meningkatkan sinergitas kemitraan Polri dengan awak media, di Warkop Buana, Maros, Kamis (6/2/2020).

Coffee Morning yang dipimpin langsung Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.IK, M.Si, didampingi Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon, S.IK, SH, diikuti Kasubbid PID AKBP Sabrin Solemanl, Kasubbid Penmas Kompol Muhammad Arsyad, Kapolsek Turikale Kompol Agussalim, serta segenap wartawan yang bertugas di Maros, baik yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jurnalistik Online Indonesia (Join), maupun wartawan cetak dan elektronik non-organisasi kewartawanan.

Pada coffee morning ini, mencuat permasalahan yang menimpa wartawan BERITA.NEWS Muhammad Asrul, yang terpaksa ditahan polisi atas laporan pencemaran nama baik Farid Kasim Judas, yang tak lain anak Wali Kota Palopo Judas Amir.

“Secara pribadi maupun sebagai Kabid Humas Polda Sulsel, saya mendatangi khusus Asrul. Sebagai salah satu unsur yang memberi pembinaan kepada wartawan, saya prihatin atas kasus menimpa Asrul. Ternyata, setelah kita menghubungi Dewan Pers, berita yang dibuat Asrul, terkesan tendesius, dan memang ada pelanggaran kode etik dalam pemberitaan,” terang Kabid Humas Ibrahim Tompo.

Menanggapi usulan para wartawan Maros agar Asrul dibebaskan, paling tidak menjadi tahanan kota, Kabid Humas Ibrahim Tompo menggapi, sesuai undang-undang tentang pelanggarannya itu, sudah sepantasnya memang ditahan. “Selain itu, awalnya memang Asrul sangat kooperatif. Tetapi, setelah dilayangkan pemanggilan sebagai tersangka, sampai pemanggilan ketiga tidak dipenuhi. Bahkan, HP-nya sudah tidak diaktifkan lagi. Itu juga salah satu alasan dilakukan penahanan, guna memperlancar pemberkasan dalam penyidikan,” ungkapnya.

Untuk itu, Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo, sangat mengapresiasi dan mengimbau kepada segenap wartawan, terkhusus yang bertugas di Maros, untuk memberitakan sesuai fakta, jangan beropini, terlebih lagi tendensius, yang sifatnya menimbulkan trial by the press (mengadili dalam pers).

“Wartawan sebagai salah satu pilar demokrasi dalam kapasistas sosial kontrol, dan Polisi sebagai salah satu pilar penegak hukum, marilah kita saling membantu dan meningkatkan sinergitas kemitraan. Kita perlu memang menciptakan berita dengan trik-trik tertentu, yang bisa terlepas dari sifat tendensius itu,” imbuh Ibrahim Tompo.

Sementara itu, Kapolres Maros AKBP Musa Tampubolon, S.IK, SH, juga menanggapi berbagai pertanyaan dari wartawan, utamnya menyangkut beberapa kasus yang terjadi di Maros. “Sebagai Kapolres masih baru bertugas di Maros, saya siap selalu memberi keterangan terkait penanganan perkara di Maros. Cuma, kalau belum ada namanya di HP saya, saya tidak bisa menjawab langsung melalui WA. Untuk itu, datanglah ke kantor, dan  saya akan memberi keterangan,” harapnya.

Kapolres Musa Tampubolon juga menanggapi menyangkut pelaksanaan Pilkada serentak, yang Maros merupakan salah satunya. “Saya bukan asli sini. Tidak ada keluarga dan tidak ada kepentingan dengan salah satu kontestan. Kepentingan kami, pelaksanaan Pilkada serenta berjalan aman. Saya jamin netralitas anggota Polres Maros dalam pilkada nanti,” ujarnya. (rin)

.

Komentar


VIDEO TERKINI