Dokter Pengungkap Wabah Virus Corona Meninggal Dunia, Sempat Dituduh Sebarkan Informasi Palsu

Jumat, 7 Februari 2020 20:42

Dr Li Wenliang mengatakan kepada sejumlah media di China jika ia bertekad untuk memerangi virus setelah dirinya sembuh. (Weibo)

FAJAR.CO.ID– Dokter Li Wenliang yang pertama kali mengungkap adanya wabah virus corona di Wuhan, meninggal dunia akibat terjangkit virus mematikan itu. Kepolisian Tiongkok pernah menuduh Dr Li menyebarkan informasi palsu soal virus corona.

Berita kematian dokter berusia 34 ini sempat simpang-siur, setelah pertama kali dilaporkan Kamis sore (6/2).

Pihak Rumah Sakit Pusat Wuhan kemudian mengoreksinya dan menyebutkan jantung Dr Li berhenti berdetak pada Pukul 9:30 malam.

Sebelumnya Dr Li sudah mendapat perawatan dan dalam kondisi kritis.

Pihak rumah sakit mengkonfirmasikan kematian Dr Li di jejaring sosial Weibo, Jumat pagi (7/2).

“Kami sangat berduka atas kematian Dr Li Wenliang, dokter mata di RS kami,” demikian disampaikan RS Pusat Wuhan.

“Dia meninggal pada pukul 02:58 pagi tanggal 7 Februari 2020, setelah gagal diselamatkan sepenuhnya,” katanya.

Laporan awal kematian Dr Li memicu berbagai tanggapan di media sosial Tiongkok.

Harian People’s Daily dalam unggahannya di Twitter menyebut kematian Dr Li memicu “kesedihan nasional”.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO juga menyampaikan belasungkawa atas kematian Dr Li, meski menyampaikan pesan bernada bingung atas laporan kematiannya.

Hingga berita ini diturunkan, jumlah yang terinfeksi virus corona telah mencapai 28.353 orang.

Lebih dari 28.000 kasus ditemukan di Tiongkok, dengan laporan 4.000 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Komentar