DPP ke Sulsel: Tolak Musda, Silakan Tidak Berada di Dalam Golkar

Jumat, 7 Februari 2020 20:48

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Nasib jajaran pengurus DPD I Golkar Sulsel di ujung tanduk. Mereka yang menolak Musda, terancam dikeluarkan dari Partai Golkar.

Waketum DPP Partai Golkar, Kahar Muzakir, menegaskan, aturan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga menegaskan bahwa DPD I harus menggelar Musda setelah pelaksanaan Munas. Aturan tersebut, kata dia, berlaku untuk semua DPD I, termasuk Sulsel.

Kata dia, surat edaran untuk semua jajaran DPD I merupakan perintah anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Bukan perintah yang dia buat sendiri. “Yang tidak mau (Musda, red) silakan tidak berada di dalam Golkar,” tegasnya saat ditemui di DPP Golkar, malam kemarin.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini menjelaskan, tak hanya Sulsel yang sudah melaksanakan Musda, sebelum Munas. DPD lain juga demikian. Kata dia, Musda itu wajar dilakukan agar tak ada kekosongan organisasi.

Hanya saja, kesepakatan yang tertuang dalam AD/ART saat munas memutuskan Musda di tingkatan DPD I harus digelar. Jadwalnya tiga bulan setelah Munas yakni hingga batas waktu 5 Maret mendatang. Aturan tersebut menurutnya tak boleh dilanggar.

Bagikan berita ini:
7
5
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar