Ketua KPK Temui Pimpinan DPR Dinilai Tidak Pantas

Jumat, 7 Februari 2020 22:40

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menegaskan, yang dilakukan oleh Firli Bahuri sangat tidak pantas, karena dia adalah pimpnan lembaga antirasuah. (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengunjungi lima pimpinan DPR. Pertemuan tertutup di kompleks parlemen, Senayan itu menjadi polemik, pasalnya dua pimpinan DPR Muhaimin Iskandar dan Azis Syamsuddin sedang berkasus di KPK.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menegaskan, yang dilakukan oleh Firli Bahuri sangat tidak pantas, karena dia adalah pimpnan lembaga antirasuah.

‎”Kalau menurut saya, itu tidak pantas, karena kita tidak bisa membedakan mana pertemuan publik mana pertemuan privat,” ujar Mardani di DPP PKS, Jalan Simatupang, Jakarta, Jumat (7/2).

Apalagi, menurut Mardani, pertemuan tersebut bersifat tertutup. Maka bisa jadi ada yang persepsi miring dari pertemuan itu. Lain soal apabila pertemuan tersebut terbuka dan disaksikan oleh publik.

“Kecuali pertemuannya dibuat terbuka, publik bisa melihat. Tapi kalau pertemuan di ruang tertutup ya susah,” katanya.

Menurut Mardani, pimpinan KPK terdahulu komit untuk terus menjaga etikanya. Bahan PKS punya kejadian saat didatangi petugas KPK, partainya sempat menyediakan makanan dan minuman. Namun para petugas KPK tersebut menolaknya.

“Jadi etikanya harus dijaga, buat saya yang dulu etikanya bagus sekali, sekarang harus dilanjutkan, jangan malah dihilangkan etika itu,” ungkapnya.

Diketahui, ‎Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pertemuan dengan pimpinan DPR tujuannya menyampaikan program lembaga yang ia pimpin selama empat tahun ke depan. Sehingga pimpinan DPR ini juga perlu mengetahuinya.

Komentar