2 Kali Mangkir di KPK, Juajir Sumardi: Moral Zulhas Perlu Dipertanyakan

Minggu, 9 Februari 2020 21:48

“Etika politik dan moral Zulhas perlu dipertanyakan jika seperti ini,” tambahnya.

Menurut Juajir, selain berwenang melakukan jemput paksa, KPK juga bisa menjerat Wakil Ketua MPR tersebut dengan tindak pidana, dalam hal ini Zulhas bisa dianggap menghalang-halangi proses hukum oleh KPK.

“Dia bisa dikenakan tindak pidana menghalang-halangi proses hukum oleh KPK, seperti Lucas yang divonis 7 tahun karena menghalangi penyidikan KPK,” ucap Juajir.

Mangkirnya Zulhas pada pemanggilan kedua karena alasan kegiatan partai di Kendari, Sulawesi Tenggara akibatnya hingga saat ini KPK belum bisa mendapatkan keterangan dari Zulhas terkait tersangka korporasi PT Palma Satu.

Diketahui, bukan dalam kasus ini saja Zulhas mangkir, sebelumnya mantan Menteri Kehutanan di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Zulhas pernah tidak hadir ketika dipanggil sebagai saksi oleh KPK. Pada saat itu, Zulhas dipanggil sebagai saksi dalam kasus yang melibatkan adiknya, Zainudin Hasan, mantan Bupati Lampung Selatan, yang akhirnya divonis penjara 12 tahun penjara. (rdi/fajar)

Bagikan berita ini:
6
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar