Dari Teknisi hingga Berkebun, Program Kemandirian di Lapas Polewali

Minggu, 9 Februari 2020 12:50

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, POLEWALI — Guna membekali Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar dapat berintegrasi dengan masyarakat, Lapas Polewali lakukan pembinaan kemandirian. Hal itu dimaksudkan agar mereka menjadi warga yang bertanggung jawab, selama maupun setelah menjalani pidana.

Adapun pembinaan yang dilakukan yakni, peternakan ayam petelur, peternakan kambing, budidaya iman air tawar, kerajinan anyaman lidi (Lobo, Bosara, Keranjang Pakaian) hingga pembuatan paving Block.

“Termasuk pembuatan roti, pencucian motor/mobil kerajinan kaligrafi dan meubeler,” kata Kalapas Polewali Abd Waris, ketika menerima kunker Kakanwil Kemenkumham Sulbar Harun Sulianto, Minggu (9/2/2020).

Menurutnya, Lapas Polewali juga sedang menjalankan program nasional Ditjen Pemasyarakatan yakni Rehabilitasi Sosial bagi napi pengguna narkoba yang diikuti 100 WBP. Rehabilitasi ini berlangsung 6 bln hingga 16 Juli 2020 mendatang didampingi konselor Adiksi, bekerja sama Dinkes dan BNNK setempat.

“Program ini merujuk standar WHO dengan metode quality of life (QOL) yang tekankan aspek fisik, emosi dan sosial,” kata Waris.

untuk Program Nasional Kemandirian bagi WBP, pihak lapas telah bekerjasama Dinas Transmigrasi, Tenaga Kerja dan ESDM Kab Polman, Balai Latihan Kerja (BLK) hingga Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Polman yang akan menggelar 12 jenis pelatihan diikuti 380 WBP.

Yakni latihan pertukangan kayu dan batu, tata boga, mekanik roda dua dan roda empat, las listrik, servis elektronik AC dan HP, menjahit, potong rambut, dan berkebun secara hidroponik. (rls)

Komentar