Robek Trump

Minggu, 9 Februari 2020 16:25

“Tiongkok yang sudah berpuluh-puluh tahun mencuri lapangan kerja Amerika sekarang sudah hormat kepada kita,” ujar Trump.

“Di lain pihak hubungan kita dengan Tiongkok sekarang ini menjadi sangat baik, termasuk dengan Presiden Xi,” tambahnya.

“Mereka tidak menyangka ternyata ada satu orang Amerika yang berani membuat mereka berhenti melakukan apa yang sudah berpuluh tahun mereka lakukan pada Amerika.”

“Belum pernah hubungan kita menjadi sebaik ini dengan Tiongkok,” katanya.

Pokoknya Trump menjadi unggul di segala lini.

Ibarat permainan American Football –yang empat babak itu– Trump kini sudah memenangkan tiga babak. Skornya pun sudah 18-0.

Kini tinggal memasuki babak 4 –Pemilu November 2020.

Demokrat sudah hancur: babak impeachment kalah, babak State of the Union kalah, babak kaukus Iowa jeblok.

Strategi Trump dalam menghadapi impeachment luar biasa hebat. Ia gunakan pedang bermata dua: bisa menyelamatkan dirinya sekaligus membunuh lawannya.

Demokrat hanya kelihatannya membela unggulan calon presidennya: Joe Biden. Tapi secara tidak langsung nama Biden justru hancur dalam proses impeachment ini.

Di kaukus negara bagian Iowa Biden kalah total dari calon Demokrat lainnya. Biden merosot justru hanya di urutan empat.

Pemenangnya adalah calon yang semula tidak diunggulkan sama sekali: Peter Buttigieg.

Nama calon ini pun sulit diucapkan. Itulah nama orang Malta –ayah Buttigieg adalah imigran dari Malta.

Komentar


VIDEO TERKINI