KPK Eksekusi Adik Zulkifli Hasan ke Lapas

Adik Zulhas, Zenudin Hasan saat akan dimasukkan ke rumah tahanan KPK (Dok. JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,BANDARLAMPUNG– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) Bandar Lampung pada Kamis (6/1). Eksekusi ini dilakukan usai Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Zainuddin.

“Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan kemarin hari Kamis, 6 Februari 2020 telah dilakukan eksekusi setelah kami menerima putusan dari Mahkamah Agung, dimana kasasinya ditolak,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (10/2).

Ali menyampaikan, putusan 12 tahun penjara terhadap Zainuddin telah berkekuatan hukum tetap. Hal ini setelah MA menolak kasasi yang dilayangkan Zainudin, terkait kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

“Putusan itu telah mempunyai kekuatan hukum tetap dan kami lakukan eksekusi di Lapas Bandar Lampung untuk menjalani masa pidana selama 12 tahun dan ada kewajiban untuk membayar uang pengganti, kurang lebih Rp 66 miliar,” terang Ali.

Ali menyampaikan, jika adik Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan itu tidak membayar uang pengganti, maka akan diganti dengan pidana selama dua tahun penjara. “Zainuddin Hasan pun turut didenda Rp 500 juta subsider enam bulan penjara,” jelas Ali.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menolak upaya hukum kasasi yang diajukan mantan Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan. Namun, MA mengabulkan Kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Majelis Hakim Agung memutuskan, adik Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu bersalah atas perkara suap, konflik kepentingan dalam pengadaan, gratifikasi dan pencucian uang. Zainudin Hasan tetap dihukum 12 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Majelis hakim kasasi ini diputus oleh Hakim Agung Krisna Harahap, Leopold Luhut Hutagalung, dan Andi Samsan Nganro pada Selasa, 28 Januari 2020. Selain itu, MA juga menjatuhkan hukuman tambahan bagi Zainudin Hasan dengan kewajiban membayar uang pengganti sekitar Rp 66,7 miliar. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...