Milan Kalah di Derbi, Pioli: Saya Harus Marah

Senin, 10 Februari 2020 08:22

Stefano Pioli/EPA

FAJAR.CO.ID, MILAN—Stefano Pioli kecewa dengan kekalahan dari Inter Milan di derbi. Ia mengaku harus marah karena telah memperingatkan pemain Rossoneri tentang bahaya dalam permainan ini namun tidak diikuti pemainnya.

Pelatih Milan itu mengeritik kinerja sektor pertahanannya. Menurutnya, mereka dihukum karena kesalahan defensif. “Saya marah dengan para pemain saya, karena kami memiliki beberapa tugas defensif dalam situasi itu dan kami dihukum,” ujarnya kepada Sky Sport Italia dikutip dari Football Italia.

“Saya harus marah, saya harus marah, karena saya harus memasukkannya ke dalam pikiran para pemain ini bahwa mereka mampu melakukan hal-hal hebat jika mereka menghindari kesalahan-kesalahan itu,” lanjutnya.

Pioli mengaku hasil ini sangat mengecewakan baginya. “Sangat disayangkan, karena kami memegang kendali dan mengalahkan tim yang kuat, membuatnya tampak seperti tidak pernah ada jarak 19 poin di antara kami. Kami memiliki tugas defensif dan kami tidak melakukannya,” keluhnya. Ia mengklaim penampilan anak asuhnya di babak pertama sangat hebat. “Itu benar-benar paruh pertama terbaik kami musim ini, tetapi kami kehilangan derby yang telah kami menangi, dan kami harus membangun kualitas yang kami tunjukkan di babak pertama. Pertandingan harus dianalisis secara keseluruhan,” tandasnya.

Dalam laga yang berlangsung di Giuseppe Meazza, yang berakhir Senin, pagi ini, Milan mencetak gol pembuka di menit ke-40. Diawali umpan kepala dari Zlatan Ibrahimovic, Ante Rebic yang lepas dari pengawalan menceploskan bola ke dalam gawang.

Di injury time, Rossoneri menggandakan keunggulan. Kali ini, Zlatan Ibrahimovic yang menjadi penakluk kiper Inter, Daniele Padelli. Ibra yang mendapat assist dari Franck Kessie menceploskan bola ke gawang lewat tandukan kepala.

Kembali dari ruang ganti, Inter langsung menekan. Hasilnya, di menit ke-51, mereka mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol tendangan jarak jauh Marcelo Brozovic yang memanfaatkan bola yang dibuang dengan buruk oleh bek Milan.

Inter seperti mendapat semangat baru pasca gol indah Brozovic. Hanya berselang dua menit atau tepatnya di menit ke-53, Inter menyamakan kedudukan melalui gelandang, Matias Vecino.

Pada menit ke-70, Inter berbalik memimpin. Diawali sepak pojok Antonio Candreva, bek Nerazzurri lainnya, Stefan De Vrij menyundul bola ke sudut gawang yang tidak bisa diantisipasi Gianluigi Donnarumma.

Komentar