Terdakwa Kasus Penipuan Cek Kosong Menangis di Sidang

Senin, 10 Februari 2020 18:55

Suasana Sidang Cek Kosong di PN Makassar, Senin, 10 Februari lalu. (EDWARD/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Terdakwa pemberian cek kosong, Natalia Fadli, menangis di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Makassar. Dia menolak persidangan karena tidak dihadiri saksi dari JPU, Ishak.

Namun permintaan tersebut ditolak oleh ketua majelis hakim yang dipimpin oleh Basuki Wiyono. Hakim kelahiran Kediri 18 April 1966 tetap mempersilahkan JPU untuk membacakan keterangan saksi atas nama Ishak yang ada dalam BAP penyidik.

“Mau diapa saksi sudah dipanggil tiga kali tidak hadir. Lanjutkan pembacaan BAP saksi, jika ada yang tidak sesuai bisa dibantah,” kata Basuki, Senin (10/02/2020).

Natalia Fadli mengatakan dia tidak memiliki kerja sama dengan Henry. Yang diajak kerjasama adalah Ishak. Kedatangannya bertemu dengan Henry untuk mengecek kesediaan alat berat, bukan untuk melakukan perjanjian.

“Dia (Ishak) tahu ini kasus maka harus hadir,” kata Natalia.

Sidang kembali akan dilanjutkan pekan depan. Agendanya keterangan saksi dari terdakwa.

Kasus ini berawal dari laporan Henry Sumitomo ke Polda Sulsel. Dia melaporkan tersangka Natalia Fadli karena merasa tertipu dengan pemberian cek kosong atas jasa sewa yang dilakukan oleh terdakwa, Natalia Fadli dengan total kerugian Rp988 juta.

Dalam situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Makassar, terdakwa Natalia Fadli dijerat dengan pasal berlapis. Dakwaan primer pasal 378 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan dakwaan skunder pasal 372 Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (edo)

Komentar