Permudah Kuliah, Unifa Terapkan Hybrid Learning System

  • Bagikan

"Di TAFE Queenslan, sekolah tinggi yang berada di Australia, semua dosen sudah menggunakan teknologi online untuk pembelajaran. Di Korea Selatan, semua perguruan tinggi sudah menggunakan sistem yang sudah jauh lebih maju. Makanya, saatnya kita juga menerapkan sistem pembelajaran online seperti ini," kata Jasruddin.

Saat ini, pihaknya memberi kebebasan dan keleluasaan kepada perguruan tinggi untuk membuat dan menerapkan pendidikan online. Akan tetapi, dia berharap agar metode ini sesuai dengan standar Dikti. Sebab untuk penerapan pembelajaran online di atas 50 persen, maka harus seizin Dikti. "Kalau sesuai standar, jalankan. Jangan tunggu sempurna. Namun yang penting adalah kontennya harus diperhatikan," tambah Jasruddin.

Rektor Universitas Fajar, Muliyadi Hamid saat memaparkan program HyLS menyebut untuk sementara sistem ini diterapkan pada program magister (S2) dan program S1 bahwa HyLS yang diterapkan saat ini merupakan generasi pertama karena hanya diterapkan dilingkungan pascasarjana Unifa dan diakhir tahun 2020 akan berjalan generasi kedua yang akan diterapkan dilingkungan program sarjana dan diploma Unifa.

"HyLS generasi pertama merupakan model pembelajaran dual system yang kami launching hari ini. Generasi kedua sendiri akan berjalan akhir tahun. Dalam pengaplikasiannya HyLS akan menghadirkan mata kuliah pilihan dan perkuliahan dilakukan full secara online. Nantinya dosen akan membuat konten untuk pengajaran mata kuliah. Kami yakin dengan dukungan tim LLDIKTI dan yayasan kami bisa menjalankan HyLS dengan lebih baik," tutup Muliyadi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan