Deteksi Gempa, BMKG Tambah Seismograf di Bone

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE– Tim Survei BMKG Wilayah IV Makassar bersama BPBD Kabupaten Bone melakukan survei lokasi untuk pemasangan Seismograf atau alat deteksi gempa.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bone Dray Vibrianto mengatakan, alat pendeteksi gempa sudah ada dua yang dipasang di Kecamatan Tonra dan Bontocani. Bakal ditambah yang disimpan di Kecamatan Tanete Riattang Timur.

“Hasil survei kami. Alatnya dipasangi di sekitar UPT Balai Latihan Kerja (BLK). Alat ini sensitifitasnya sangat tinggi,” katanya saat ditemui di Kantor Camat Tanete Riattang Timur Rabu (12/2/2020).

Kata dia, pemasangan alat pendeteksi gempa itu penting lantaran Bone termasuk daerah berpotensi gempa. “Bone potensi gempa karena ada sesar walanae di sini, juga ada sesar palu koro yang melintas,” jelasnya.

Sekadar diketahui patahan Palu Koro dominan di Sulteng. Patahan itu membujur dari utara ke selatan. Membelah kota palu, kemudian ke arah Poso berbelok ke timur di daerah Luwu Timur. Patahan tersebut ujungnya di Teluk Bone.

Patahan palu koro lebih aktif dibanding patahan di Sulsel lainnya. Memang ada patahan di Sulsel disebabkan sesar saddang. Wilayahnya dari Pinrang membujur ke Sidrap sampai ke Sinjai. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...