Sosialisasikan Ranperda Retribusi Pelayanan Pasar, Herman Arif: Tujuannya Agar Bisa Berkeadilan

0 Komentar

Anggota Komisi II DPRD Wajo, Herman Arif.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menaikkan tarif retribusi pasar telah disosialisasikan dewan.

Sosialisasi ranperda dari usulkan Pemkab Wajo itu, dilaksanakan oleh anggota Komisi II DPRD Wajo, Herman Arif, di Pasar Doping Kecamatan Penrang, Selasa, 11 Februari.

“Kita sudah minta tanggapan pedagang soal rencana itu, karena ada kenaikan tarif retribusi 5 persen,” tuturnya.

Herman mengkau, sejumlah pedagang tidak keberatan rencana kenaikan tarif retribusi 5 persen itu, asalkan masih dalam batas kewajaran.

“Kalau naik Rp1.000 sampai Rp2.000 tidak masalah bagi mereka,” sebutnya legislator dari Fraksi Gerindra ini.

Dari 14 kecamatan di Wajo. Ranperda itu sudah disosialisasikan dibeberapa 6 pasar.

Keenam pasar itu, pasar Siwa di Kecamatan Pitumpanua, pasar Lajokka di Tanasitolo, pasar Atapange di Majauleng, pasar Cellue di Bola, dan pasar Salojampu di Sabbangparu.

“Pasar Doping sudah pasar enam kita sosialisasi,” imbuhnya.

Sosialisasi itu bertujuan, agar bisa berkeadilan untuk pedagang di Wajo.

“Tentunya saat di tetapkan tidak membebani masyarakat dan bisa mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tutupnya. (adv/man/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...