Striker Muslim Liverpool, Sadio Mane Jadi Pemain Hebat Karena Doa Orang di Desanya

Rabu, 12 Februari 2020 19:28

Mohamed Salah dan Sadio Mane sujud dalam laga Liga Champions Liverpool kontra Sevilla. (Foto: Via Daily Sabah)

FAJAR.CO.ID, LIVERPOOL—Striker Liverpool, Sadio Mane mengungkap bagaimana peran warga di desanya untuk sukses yang capai. Ia mengaku menjadi pesepak bola top karena orang-orang di kampung halamannya.

Mane yang meraih penghargaan pemain terbaik Benua Afrika 2019 mengatakan, dukungan orang-orang di kampung halamannya, Bambali, Senegal sangat berpengaruh. Bagi Mane, prestasi yang ia raih tidak mungkin terjadi tanpa dukungan keluarga, teman, dan penggemar dari kampungnya.

“Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana mereka dan bagaimana mereka termotivasi. Mereka selalu mendorongku. Jika Anda melihat orang-orang itu, Anda berusaha keras dan lebih keras untuk membuat mereka bangga karena itu satu-satunya kepuasan yang mereka miliki,” kata Mane di Liverpoolfc.com.

Mane menikmati tahun yang luar biasa di 2019 dimana ia memenangkan Liga Champions, Piala Super Eropa, Piala Dunia Klub FIFA dan Sepatu Emas Liga Premier. Selain itu, ia juga memimpin negaranya ke final Piala Afrika 2019.

“Saya harus memberikan kembali apa yang telah mereka lakukan untuk saya. Saya pikir itu adalah sesuatu yang istimewa bagi desa karena desa kami memiliki beberapa pemain hebat tetapi mereka tidak pernah berhasil,” jelas pemain Muslim tersebut.

Di awal kariernya, Mane mengaku orang sekampungnya kesulitan menyaksikan aksinya. “Ketika saya datang ke Prancis dan saat itu saya bermain di liga kedua, orang di desa kami tidak pernah memiliki saluran untuk menonton. Jadi semua orang sangat senang melihat saya di TV pertama kali,” bebernya.

Tak hanya memotivasi, orang sekampungnya menurut Mane juga tak pernah berhenti mendoakan dirinya. “Mereka berdoa bagi saya setiap hari untuk melihat saya di level ini karena mereka akan bangga. Bagaimana keadaan dan ketika saya semakin termotivasi, (mereka) semakin bersemangat melihat saya semakin baik, saya pikir saya harus mengorbankan diri untuk membuat mereka bangga,” tandasnya. (amr)

Komentar