Tertibkan Pak Ogah, Dishub Mau Perwali Dulu

Rabu, 12 Februari 2020 10:42

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemkot Makassar berencana membuat perwali untuk mengatasi Pak Ogah. Namun, perwali jangan hanya mengatur Pak Ogah.

Perwali juga harus mengikat petugas agar selalu aktif secara berkesinambungan. Tidak lagi main kucing-kucingan dengan Pak Ogah.

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara mengatakan, regulasi penataan lalu lintas harus lebih tegas. Regulasi juga harus mengatur secara jelas pihak yang terlibat menangani keberadaan Pak Ogah.

“Bagus kalau sudah ada perwali yang mengatur. Selama ini kesannya saling lempar tanggung jawab karena banyak yang terlibat,” ujarnya.

Legislator Partai Demokrat ini meminta pemkot menangani secara serius masalah lalu lintas, kemacetan, dan keberadaan Pak Ogah. Aktivitas Pak Ogah selama ini karena ada celah dan tidak ada petugas yang mengawasi.

“Makanya perlu diatur lebih lanjut agar ada pengawasan dengan menempatkan petugas di titik-titik rawan kemacetan secara kontinu. Agar tidak ada lagi Pak Ogah di situ,” paparnya.

Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel melakukan rapat koordinasi terkait Pak Ogah di Balaikota, Selasa, 11 Februari. Salah satu kesepakatannya, akan menyusun perwali untuk meniadakan pengatur lalu lintas ilegal di setiap bukaan jalan.

Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Samsibar mengakui, selama ini Pak Ogah punya banyak trik mengelabui petugas. Setiap kali petugas menjaga bukaan, Pak Ogah seolah menghilang. Namun saat petugas meninggalkan lokasi, mereka tiba-tiba muncul.

Komentar