Wanita Tionghoa Bagi-bagi 1.000 Tumbler

Rabu, 12 Februari 2020 10:45

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ikatan Wanita Tionghoa (Iwati) Sulsel berpartisipasi pada gerakan tanpa plastik. Mereka membagikan 1.000 botol minum atau tumbler kepada pengendara yang melintas di Jl Gunung Bulusaruang, Selasa, 11 Februari.

Panas terik matahari tak menyurutkan niat positif mereka. Kacamata hitam melindungi penglihatan dari silaunya sinar matahari ditambah balutan baju berwarna merah dan hijau.

Satu persatu botol minum itu dibagikan kepada pengendara roda dua dan roda empat. Sembari menjelaskan bahaya penggunaan plastik.

Ketua Iwati Sulsel, Lucia Wijaya Horax mengungkapkan, plastik bukan membawa kelestarian, justru membawa bencana. Semua berawal dari kebiasaan kecil.

Ia mencontohkan, wadah air minum kemasan jika terkena sinar matahari, akan berubah menjadi senyawa yang berujung pada sel kanker. Akan sangat berbahaya bagi perempuan yang sedang hamil, bisa diturunkan kepada bayi.

“Sedari sekarang kurangi penggunaan plastik. Beralih ke penggunaan bahan baku yang mudah terurai, sehingga aman untuk alam,” jelasnya.

Lanjut Lucia, plastik akan hancur dalam tempo 500 tahun. Tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga pada biota laut. Ikan tidak lagi segar dan aman dikonsumsi.

“Ini sekalian memperingati perayaan Imlek 2571 dan juga Cap Go Meh. Ke depan, kegiatan ini akan terus berlanjut,” pungkasnya. (sul/fajar)

Komentar