KPK Segera Eksekusi Gubernur Aceh Nonaktif

0 Komentar

Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)

fFAJAR.CO.ID,JAKARTA– Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan kasasi yang diajukan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Dengan ditolaknya kasasi tersebut, maka terdakwa perkara suap proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2018 itu, tetap divonis tujuh tahun penjara.

“Status perkara, tolak perbaikan,” kata juru bicara MA, Andi Samsan Nganro dikonfirmasi, Kamis (13/2).

Hukuman terhadap Irwandi sama seperti putusan pengadilan tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Kala itu, dia divonis pidana selama tujuh tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera mengeksekusi Irwandi Yusuf. Karena hukuman terhadap mantan petinggi GAM itu telah berkekuatan hukum tetap.

“Sehingga hari ini sudah punya kekuatan hukum tetap, di mana putusannya jatuhkan hukuman penjara tujuh tahun dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan kurungan,” ujar Plt juru bicara KPK, Ali Fikri.

“Jatuhkan pidana tambahan ke Irwandi pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama tahun, usai menjalani pidananya,” sambungnya.

Oleh karena itu, Jaksa KPK akan segera mempersiapkan eksekusi terhadap Irwandi Yusuf. “Tentunya karena ini sudah berkekuatan hukum tetap, maka selanjutnya jaksa penuntut umum akan mempersiapkan proses pelaksanaan putusan atau eksekusi terhadap terpidana,” tukas Ali. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...