Preview AC Milan vs Juventus: Duel Banteng Terluka

Kamis, 13 Februari 2020 15:49

Maurizio Sarri dan Cristiano Ronaldo/EPA

FAJAR.CO.ID, MILAN—Grande Partita akan tersaji di San Siro ketika AC Milan menjamu Juventus di leg pertama babak semifinal Coppa Italia. Pertandingan besar ini bakal sengit setelah kedua raksasa kalah menyakitkan di Serie A.

BAIK Milan atau pun Juventus saat ini ibarat banteng terluka. Milan yang awal pekan lalu melakoni derbi digasak musuh sekotanya, Inter Milan. Cara mereka kalah terasa begitu menyakitkan. Rossoneri sempat memimpin 2-0 di babak pertama sebelum jebol empat kali di paruh kedua.

Situasi mirip dialami Juventus. Si Nyonya Tua kehilangan takhta mereka di Serie A setelah secara mengejutkan dipermalukan klub promosi, Verona. Seperti Milan, mereka juga kalah 1-2 setelah sempat memimpin lebih dulu.

Hasil buruk kedua kubu membuat bigmatch ini pastinya bakal menjadi pertarungan ketat. Pemain kedua tim tentu akan mencoba mencari penawar luka dengan menjadi pemenang di San Siro, dinihari nanti.

Mencetak satu gol dan memberi assist kepada Ante Rebic di derbi Milan, Zlatan Ibrahimovic diprediksi akan kembali memimpin barisan penyerang Rossoneri di laga ini. Ibra yang tampak begitu kecewa pasca derbi akan disokong Rebic dan Hakan Calhanoglu.

Saat derbi, ketiganya bermain luar biasa dan mampu mengacak-ngacak pertahanan Inter di babak pertama. Sayangnya, Milan kehilangan kontrol di paruh kedua. “Anda harus tahu bagaimana mengendalikan permainan,” tegas Ibra di Sky Sports Italia.

Ibra sendiri siap kembali menunjukkan kehebatannya di San Siro. Menurutnya, usia tak menghalanginya terus bermain dan mencetak gol. “Saya menunjukkan (di derbi) bahwa saya masih bisa membuat perbedaan, bahkan di usia 38,” katanya seperti dikutip dari The News.

Pelatih Milan, Stefano Pioli menegaskan, selain kesalahan defensif, masalah Milan adalah fokus. Dan Pioli yang bisa menyambut kembali Lucas Biglia sudah menegaskan telah mengevalusi hal itu sebelum menjamu Juve. “Tim ini harus memahami bahwa jika kita ingin mencapai level tertentu, tekad dan fokus sangat penting,” jelas Pioli di ESPN.

Pasca dua kekalahan di tiga laga terakhir, Pelatih Juventus, Maurizio Sarri punya beban lebih besar ketimbang Pioli. Itu karena setelah dikalahkan di markas Verona, Sarri kabarnya sudah dipanggil petinggi Juventus.

Di saat bersamaan, nama Pep Guardiola kembali dimunculkan media Italia. Kalau tidak ingin terus digoyang dan kehilangan pekerjaan sebelum kontraknya berakhir, eks bankir itu jelas harus berpikir keras menyiapkan tim pemenang untuk duel ini.

Tentu itu tidak akan mudah bagi Sarri yang tanpa Douglas Costa, Giorgio Chiellini, Sami Khedira, Merih Demiral, dan Danilo ini. Ia bahkan harus khawatir sebab dua kekalahan mereka belakangan ini terjadi dalam laga tandang. “Itu adalah sesuatu yang harus kita selesaikan. Saat ini kami memiliki perbedaan kinerja antara di rumah dan away,” ujarnya.

Kalau Pioli akan mengandalkan Ibra, Sarri di pertandingan ini berharap pada ketajaman Cristiano Ronaldo. CR7 sejauh ini mencetak 15 gol dalam 10 laga beruntun Serie A. “Kami harus terus bekerja keras untuk mencapai tujuan kami,” kata Ronaldo di Instagram.

Juve telah meraih beberapa kemenangan bersejarah atas Milan di San Siro pada ajang Coppa Italia. Pada 25 April 1990, Nyonta Tua  yang diperkuat Dino Zoff menang 1-0 atas Milan yang dipimpin Milan Arrigo Sacchi di leg kedua final Coppa Italia.  Hasil itu memastikan mereka menjadi kampiun setelah bermain 0-0 di Stadio Comunale.

Khusus di semifinal, ada dua pertandingan yang paling dikenang fans Juve. Pertama duel pada 23 Januari 2002 ketika Juve yang dilatih Marcello Lippi berhadapan tim asuhan Carlo Ancelotti. Kedua, semifinal Coppa Italia, 8 Februari 2012. Kedua laga ini dimenangkan Juve dengan skor 2-1. (amr)

Prakiraan Pemain

Komentar


VIDEO TERKINI