RSUD Haji Sosialisiasikan Implementasi Sistem BLUD

Kamis, 13 Februari 2020 16:47

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji menginisiasi Sosialisasi Implementasi BLUD dan Workshop Penyusunan RBA Rumah Sakit milik Pemprov Sulsel. Sosialisasi digelar di Hotel Mercure Makassar, Kamis (13/2/2020). Harapannya, sistem BLUD pada rumah sakit dapat berjalan maksimal.

Kegiatan tersebut menghadirkan langsung Kepala Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sulsel, Arman Sahri Harahap sebagai pembicara. Hadir membuka kegiatan Asisten III Tautoto Tana Ranggina.

Pejabat lain yang turut hadir, Ketua Komisi E DPRD Sulsel Chaidar Madjid, Plt Kepala Dinas Kesehatan Ichsan Mustari, direktur RSUD milik Pemprov Sulsel, perwakilan Inspektorat, Bappeda, BPKD, dan Biro Hukum Pemprov Sulsel.

Kepala BPKP Sulsel Arman Sahri Harahap mengatakan kehadiran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sejak awal dihadirkan agar rumah sakit milik daerah bisa lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Namun dia melihat, selama ini RSUD milik pemerintah daerah hanya berkutat pada tataran administrasi penyelenggaraan BLUD.

“Jadi kita harus mengubah mainset dan polanya. Ini penting untuk menghadirkan sebuah rumah sakit yang memiliki pelayanan bisa bersaing dengan rumah sakit swasta,” ungkapnya.

Dia menekankan, rumah sakit harus fleksibel dan berinovasi. Orientasi bisnis tetap harus dipertimbangkan agar pelayanan bisa lebih ditingkatkan.

Selain itu Arman membeberkan, jika sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) rumah sakit tidak perlu disetor ke kas daerah. Itu bisa dimasukkan ke kas BLUD rumah sakit daerah untuk digunakan tahun berikutnya dalam meningkatkan pelayanan atau biaya operasional.

Komentar