Bantah Tudingan Abal-abal, Manajemen Pijarnews.com Pastikan Medianya Kredibel

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Manajemen pijarnews.com mengklarifikasi pemberitaan Harian Fajar dan media online Fajar.co.id dengan judul “Media Abal-abal Gerogoti APBD” yang terbit Jumat (14/2/2020).

“Dalam berita tersebut media online pijarnews.com yang kami kelola sejak 2016 lalu seolah-olah disebutkan dalam kategori media abal-abal,” kata Direktur PT PIJAR MEDIA GLOBAL (pijarnews.com), Alfiansyah Anwar, kepada fajar.co.id, Jumat (14/2/2020).

Menurutnya, selama empat tahun lebih pihaknya mengelola pijarnews.com di bawah bendera PT Pijar Media Global dengan badan hukum yang lengkap.

Jurnalis yang bekerja di media ini, juga telah berupaya menjalankan profesi mulia ini berdasarkan ketentuan UU Pers No 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.

Bahkan umumnya yang bekerja menjadi jurnalis di sini adalah pernah menjadi wartawan Harian Fajar dan wartawan media cetak dan televisi ternama. “Tim Iklan/marketing kami juga akan bekerja sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Alfiansyah.

Kantor Redaksi dan Tata Usaha Pijarnews beralamat di Jalan Andi Sulolipu No 19. Sebelumnya beralamat di Jalan Kelapa Gading, Perumahan Yasmin Garden Blok Blok B4/5.

“Insya Allah, Pijarnews.com bukan media abal-abal seperti yang dituduhkan. Kami sudah upload berkas administrasi 100 persen ke Dewan Pers beberapa bulan lalu. Tapi masih ada berkas yang masih perlu diperbaiki. Termasuk syarat utamanya, Pemimpin Redaksi (Pemred) harus kantongi Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Utama dari Dewan Pers,” urainya lagi.

Saat itu, Pemred pijarnews.com, Dian Muhtadiah Hamna (Mantan Redaktur Harian Fajar), baru kantongi UKW Madya dari Dewan Pers. Nah setelah itu, Dian bersama dua jurnalis pijarnews diikutkan ujian UKW PWI Sulsel kerja sama Dewan Pers (27-28/9/2019).

Usai ujian, Dian dianggap kompeten dan mendapat sertifikat dan kartu UKW Utama. Begitu pula dua jurnalis pijarnews berkompeten UKW Muda.

“Nah, sekarang kami sudah siap-siap lagi mengupload berkas tersebut ke Dewan Pers. Doakan kami semoga Pijarnews bisa terverifikasi administrasi dan faktual,” harap Alfiansyah.

Dia juga mengungkapkan bahwa tahun 2020 ini, pihaknya tak bekerja sama lagi dalam hal kontrak tahunan dengan Dinas Kominfo Sidrap.

Media online Pijarnews ini juga terdaftar sebagai anggota Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulsel. Sebagian besar wartawannya terdaftar di organisasi pers yang terverifikasi Dewan Pers. Seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Pendidikan para wartawannya juga umumnya sarjana dan magister dari berbagai latar belakang ilmu, termasuk ilmu komunikasi jurusan jurnalistik seperti di STIKOM FAJAR yang kini berganti menjadi UNIFA.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemimpin Redaksi Harian Fajar dan Fajar.co.id bersama jajaran redaksi atas dimuatnya klarifikasi ini. Semoga pers ke depan benar-benar bisa maju, berkembang dan dikelola oleh jurnalis profesional. Serta menjalankan fungsi dan peran media sesuai UU Pers yakni mempublikasikan informasi, pendidikan, hiburan, sosial kontrol dan juga berperan sebagai lembaga ekonomi (bisnis),” tutup Alfiansyah. (rls-sam)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...