Jepang Umumkan Kasus Pertama Kematian Virus Corona, Nenek 80 Tahun

Wisatawan yang mengenakan masker pelindung berjalan melewati Gerbang Kaminarimon ketika mengunjungi Kuil Sensoji di Tokyo, Jepang, 31 Januari 2020. (REUTERS / Kim Kyung-Hoon)

FAJAR.CO.ID, TOKYO– Negara Jepang mengumumkan kasus kematian pertama akibat virus Korona jenis baru asal Wuhan, Tiongkok. Virus yang kini bernama COVID-19 itu sudah membuat seorang perempuan lansia berusia 80 tahun meninggal dunia.

Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato menyebutkan, nenek itu memang positif virus Korona. “Ini adalah kematian pertama seseorang yang dites positif,” kata Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato seperti dilansir dari Channel News Asia, Kamis (13/2).

Menteri Katsunobu mengatakan lansia yang tinggal di Kanagawa itu mengalami gejala pada 22 Januari 2020. Dia dirawat di rumah sakit pada 1 Februari 2020.

“Dia dicurigai terinfeksi virus Korona baru sehingga pengujian pun dilakukan. Hasil tesnya positif. Tapi baru dikonfirmasi setelah kematiannya,” katanya.

Jepang menangani lebih dari 200 infeksi kasus saat ini. Ada pula warga Jepang yang terjebak di kapal pesiar yang dikarantina di Pelabuhan Yokohama.

Sejauh ini, 218 orang di kapal telah dinyatakan positif COVID-19 bersama dengan seorang petugas karantina. Kapal itu dijadwalkan bakal dikarantina sampai 19 Februari 2020 atau selama 14 hari. (jpc/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...