Jokowi Pakai Istilah ISIS eks WNI, Ini Penjelasan Dini Purwono

Jumat, 14 Februari 2020 15:13

Sehingga pemerintah mengutamakan hal tersebut. Tidak ingin masyarakat Indonesia keamanannya terancam karena memulangkan eks anggota ISIS tersebut ke tanah air.

“Jadi tidak memiliki rencana pemerintah memulangkan orang-orang ISIS eks WNI tersebut,” katanya.

Selain itu Jokowi juga memerintahkan jajarannya untuk mengidentifikasi 689 orang kombatan tersebut. Sehingga para anggota eks ISIS tersebut tidak bisa masuk ke Indonesia.

“Saya perintahkan agar identifikasi satu per satu. Nama dan siapa berasal dari mana sehingga data itu komplit. Sehingga cegah tangkal bisa dilakukan,” ungkapnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga membuka peluang untuk memulangkan anak-anak WNI eks ISIS tersebut. Sehingga hal ini masih hanya sebatas wacana saja.

“Kita memang masih memberikan peluang untuk yang yatim, yatim piatu yang berada pada posisi anak-anak. Tapi kita belum tahu apakah ada atau tidak,” tuturnya. (jpc/fajar)

Bagikan berita ini:
8
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar