Mantan Menpora Imam Nahrawi Didakwa Terima Rp11,5 Miliar


“Penerimaan tersebut berhubungan dengan jabatan Imam Nahrawi selaku Menpora periode 2014-2019 yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya selaku penyelenggara negara,” tukas Jaksa Ronald.

Atas perbuatannya, Imam Nahrawi didakwa melanggar Pasal 12 huruf a juncto Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Imam juga didakwa melanggar Pasal 12B ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Mendengar dakwaan yang dibacakan Jaksa KPK, Imam meminta Jaksa dapat menghadirkan saksi ke persidangan. Hal tersebut dilakukan agar apa yang didakwakan Jaksa terhadapnya memang benar-benar terbukti.

“Memberikan catatan agar kebenaran betul-betul nyata, maka dapat dilakukan dengan pembuktian di persidangan,” ucap Imam.

Kendati demikian, politikus PKB itu menyebut sangat keberatan terkait dakwaan Jaksa KPK. Dia akan membantahnya dalam nota pembelaan nanti. “Saya sangat keberatan, nanti akan disampaikan dalam pledoi, tidak ada eksepsi,” pungkas Imam. (jpc/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar

Saksikan video berikut: