Media Abal-abal Gerogoti APBD, Ini Peringatan Dewan Pers

Jumat, 14 Februari 2020 10:11

Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh.

Media yang terpercaya, akan membuat sosialisasi program lebih maksimal. “Ini yang harus dilakukan humas pemda agar bisa berkembang. Tidak bertahan dengan cara lama,” ungkap Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan tersebut.

Dewan Pers tak mempersoalkan kerja sama pemda dengan media terverifikasi, baik admininistrasi maupun faktual. Sayang, yang terjadi di sejumlah daerah, ada dugaan kerja sama saling menguntungkan meskipun medianya abal-abal.

Tidak Tahu

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pangkep Baharuddin mengaku hal itu memang perlu diperhatikan. Ia juga berharap Dewan Pers dapat mengirimkan nama-nama media yang terverifikasi. Ini agar tidak menjalin kerja sama lagi ke depannya.

“Ini yang perlu memang diperhatikan, kita tidak tahu juga yang mana terverifikasi. Sebaiknya memang diklasifikasikan atau ada tembusan yang dikirim ke pemda,” harapnya.

Terpisah, Sekretaris DPRD Pangkep Andi Hermien mengaku tidak menjalin kerja sama dengan media mana pun untuk kegiatan publikasi kedewanan. Namun, pihaknya tetap mempublikasikan berbagai kegiatan DPRD yang digelarnya.

“Kalau terkait kontrak kerja sama, itu tidak ada. Tetapi, memang ada iklan publikasi biasanya kita terbitkan di media. Tentunya kita tidak ingin juga memasang di media yang tidak terverifikasi. Itu kan tidak dibenarkan jika tidak ada verifikasi dari Dewan Pers,”paparnya.

Kabid Humas dan Komunikasi Publik Diskominfo Enrekang Lubis Rahman membeberkan sejauh ini tidak pernah membuat kontrak kerja sama dengan media online. Baik itu yang sudah terverifikasi atau belum.

Komentar


VIDEO TERKINI