Sebut Konstitusi di Atas Kitab Suci, Anggota Komisi VIII Minta Kepala BPIP Berhenti Bikin Gaduh

0 Komentar

Muhammad Fauzi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPR RI Muhammad Fauzi memitna Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berpotensi memancing kegaduhan di tengah masyarakat.

Setelah menyebut agama adalah musuh pancasila, Yudian kembali melontarkan pernyataan terkait konstitusi harus di atas kitab suci dalam bernegara.

Fauzi yang juga anggota Komisi VIII DPR mengatakan, pernyataan tersebut semestinya tidak perlu dilontarkan. Sebab, dalam konteks bernegara umat beragama di Indonesia patuh pada konstitusi.

“Justru pernyataan seperti ini bisa menimbulkan bias dan memancing reaksi masyarakat karena terkesan selalu menghadapkan agama dan pancasila,” katanya.

Lanjut Fauzi, konstitusi dan agama di Indonesia punya keterkaitan. Sebab, hukum yang berlaku sangat diwarnai oleh nilai-nilai dasar dari agama.

Suami Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani ini meminta BPIP lebih baik fokus pada tugasnya membantu Presiden dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila. Terkhusus bagaimana pembinaan di kalangan para pemimpin di berbagai tingkatan pemerintahan.

Sebab, tidak mungkin pancasila akan bisa kukuh jika pemimpinnya sendiri tidak menjadikan Pancasila sebagai dasar dari setiap pengambilan kebijakan.

“Jadi harus dimulai dari pemimpinnya dulu. Jangan sampai pancasila hanya sekadar slogan ideologi tetapi dalam praktik pengambilan kebijakan oleh para pemimpin justru bertentangan dengan nilai pancasila itu sendiri,” tegasnya. (rls-ful)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...