BPJS Dinilai Bohongi DPRD, Lilo: Ini Bone Bos, Jangan Jadikan Lahan Bisnis

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — DPRD Bone sangat geram terhadap BPJS Kesehatan Cabang Bone. Bukan tidak, hasil rapat kerja telah diingkari sekaitan dengan pembayaran utang di beberapa rumah sakit.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Bone, Andi Muh Salam menguraikan, pada rapat kerja 8 Januari lalu BPJS siap melunasi utangnya di semua rumah sakit. Tapi, nyatanya tidak satu pun dilunasi.

“BPJS bohongi DPRD. Kalau memang tidak bisa membayar utangnya silakan mundur. Itu tanggung jawab Anda sebagaia pimpinan,” katanya kepada FAJAR Sabtu (15/2/2020).

Kata dia, pemerintah daerah sudah membayar semua kewajibannya, toh tidak ada lagi alasan BPJS untuk tidak membayar utangnya. “Enak saja kayak ajang bisnis aja ini BPJS, mau cari duit. Secara pribadi saya sudah sangat geram. Sebab, setiap hari ini terus permasalahan yang didengar,” geram Lilo sapaan karibnya.

Jika memang BPJS tidak melunasi kewajibannya, pemerintah daerah harus memikirkan ke depan lagi kerja samanya. “Mana sudah ribet, ga bayar lagi kewajibanya. Ini sudah keterlaluan. Ini Bone Bos, di mana kita tetap harus mengedepankan asas budaya sipakatau, sipakalebbi, sipaka ade,” beber legislator Nasdem itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan. Kata dia, BPJS harus menyelesaikan kewajibannya karena ini tentu akan berefek terhadap pelayanan di rumah sakit.

“Tunggakan klaim BPJS berdampak pada pelayanan kesehatan masyarakat pengguna BPJS. DPRD sudah menerima keluhan dari pihak rumah sakit atas keterlambatan pelunasan klaim. BPJS harus bertanggung jawab,” ucapnya.

Sekadar diketahui utang untuk RS Tenriawaru saja Rp15 miliar. Itu tagihan untuk November dan Desember. Untuk RS Pancaitana bulan Oktober Rp450 juta lebih, November Rp604 juta lebih, dan Desember Rp548 juta lebih. Jatuh temponya bulan Januari semua.

Sedangkan RS Hapsah belum terbayar dari September, RS M Yasin dari bulan September. Atas dasar itu semua Hartono mengakui bahwa, maksud nya utang yang jatuh tempo 2019 yang sudah terbayarkan. (gun)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...