Pertahankan RTQ, PPP Dianggap Tidak Pro Pemberantasan Narkoba

0 Komentar

Anggota DPRD Makassar Partai PPP, Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) (jas hitam) seusai acara pelantikan yang digelar Jumat, 14 Februari.

FAJAR.CO.ID MAKASSAR– Partai PPP mendapat sorotan banyak pihak. Dianggap tidak pro pemberantasan narkoba sebab mempertahankan Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) sebagai anggota DPRD terpilih.

Caleg eks pengguna narkoba, Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ) dilantik Jumat, 14 Februari. Legislator asal partai PPP tersebut sempat tertunda pelantikannya sebab tersandung kasus narkoba dan divonis rehabilitasi 9 bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Sebelumnya, pada Agustus 2019 lalu pasca penangkapan RTQ oleh tim Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, DPC PPP Makassar menggelar rapat di kantor DPC yang dihadiri 15 PAC. Dalam rapat tersebut, menyepakati dua poin yakni meminta RTQ mengundurkan diri dari PPP atau dipecat.

Hanya saja belakangan ternyata terjadi tarik ulur. Bahkan tidak ada tindak lanjut terkait surat tersebut.

Ketua PPP Makassar, Busranuddin Baso Tika (BBT) saat dikonfirmasi FAJAR sempat mengangkat telepon namun ketika diminta penjelasan terkait pelantikan Rahmat Taqwa terkesan menghindar.

“Sebentar saya telpon ulang ya,” ujarnya sambil menutup telpon.

Pengamat Politik Unismuh, Andi Luhur Priyanto menilai kasus yang dialami oleh caleg terpilih dari PPP (Rahmat Taqwa) sebenarnya memperlihatkan kelemahan partai politik dan institusi negara dalam pemberantasan Narkoba.

Luhur mengakui secara hukum kasus tersebut telah selesai. Rahmat Taqwa telah menjalani hukuman, dan secara aturan belum kehilangan hak untuk di lantik sebagai legislator terpilih.

“Tapi secara etik, kelihatan aturan internal PPP sangat permisif terhadap pengguna narkoba. Dengan pelantikan ini, PPP akan di nilai sebagai partai yang tidak pro-pemberantasan Narkoba,” bebernya.

PPP kata Luhur harus menyadari kader yang menjadi anggota DPRD adalah tokoh publik, yang harus memberi keteladanan. Mereka juga sedang menduduki “kursi panas” politik, yang sarat dinamika dan persaingan. (abd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...