Gara-Gara Teknologi 5G Huawei, Inggris dan Australia Tegang

Senin, 17 Februari 2020 20:57

Ilustrasi 5G Huawei. Gara-gara teknologi 5G Huawei, hubungan Inggris dan Australia tegang (Asia Times)

FAJAR.CO.ID– Hubungan Inggris dan Australia merenggang. Penyebabnya adalah teknologi 5G Huawei. Inggris menerbitkan kebijakan yang tidak sama dengan keputusan empat negara lain anggota Aliansi Five Eyes terhadap perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut. Akibatnya, Australia membatalkan rencana lawatannya ke Negeri Big Ben itu.

Sedianya, komisi intelijen parlemen Australia berkunjung ke Inggris pada Maret mendatang. Sabtu lalu (15/2) Canberra mengumumkan pembatalan. Bukannya ke London, komisi intelijen justru akan bertolak ke Washington akhir bulan depan.

”Kami menuruti saran Komisioner Tinggi Australia untuk Inggris. Menurut mereka, komisi intelijen parlemen Inggris belum terbentuk,” terang parlemen Australia dalam cuitan pada akun resmi Twitter mereka.

Secara formal, memang alasan itulah yang disampaikan Australia. Tapi, percakapan tertutup Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dan Wakil Ketua Komisi Intelijen Parlemen Australia Anthony Byrne yang bocor ke publik mengungkapkan hal lain.

Australia kesal karena Inggris mengizinkan penggunaan teknologi 5G Huawei secara terbatas di wilayahnya. ”Bagaimana perasaan Anda jika Rusia datang dan memasang infrastruktur telekomunikasi di wilayah Anda. Itulah perasaan kami terkait Huawei,” ujar Byrne kepada Raab pada Kamis lalu (13/2) sebagaimana dilansir Sydney Morning Herald.

Kepada Raab, Byrne menegaskan bahwa keputusan Inggris itu tidak hanya mengecewakan Australia. Tapi, juga sekutu intelijen lain yang tergabung dalam Aliansi Five Eyes.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI