Pesaing Apple News Plus, Google Bakal Hadirkan Agrerator Saingan

Ilustrasi logo Google (Ubergizmo)

FAJAR.CO.ID-- Baik Google dan Apple saat ini menawarkan layanan agregator berita dalam bentuk Google News dan Apple News. Namun, pada tahun 2019, Apple meluncurkan versi premium bernama Apple News Plus di mana ia memberi pengguna akses ke banyak surat kabar dan majalah online dengan harga USD 9,99 per bulan atau kurang dari Rp 124 ribuan.

Menurut laporan dari The Wall Street Journal sebagaimana dilansir dari Ubergizmo, Senin (17/2), tampaknya Google tengah merencanakan sesuatu yang serupa. Laporan tersebut mengklaim bahwa Google telah melakukan pembicaraan dengan berbagai publisher di Amerika Serikat (AS), Prancis dan bagian lain Eropa. Mereka berusaha untuk mencapai semacam perjanjian lisensi.

Menyusul laporan tersebut, VP Google News Richard Gingras mengeluarkan pernyataan yang, agaknya, mengonfirmasi hal tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya ingin membantu orang menemukan akses jurnalisme berkualitas. “Penting untuk menginformasikan demokrasi dan membantu mendukung industri berita yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dirinya melanjutkan, Google sangat peduli tentang hal ini dan sedang berbicara dengan mitra dan mencari lebih banyak cara untuk memperluas pekerjaan berkelanjutan kami dengan penerbit, membangun program seperti Google News Initiative.

Tidak jelas apakah produk akhir ini bisa menjadi serupa dengan Apple News Plus di mana pelanggan membayar langganan bulanan atau tidak. Atau apakah Google akan membayar untuk melisensikan konten dan membuatnya dapat diakses secara bebas sehingga lebih banyak pengguna dapat membacanya, sambil meningkatkan penggunaanya untuk menjual iklan juga masih belum jelas. (JPC)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...