Rotasi Pejabat, Rektor UNM Harap Lahir Prodi Baru

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam kembali melakukan pelantikan pejabat baru lingkup universitas, Senin (17/02/20).

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam kembali melakukan pelantikan pejabat baru lingkup universitas, Senin (17/02/20).

Ada 45 pejabat dirotasi dari jabatan lama, dua diantaranya adalah dekan Fakultas Seni dan Desain (FSD) serta dekan Fakultas Ekonomi (FE) pelantikan berlangsung di Menara Pinisi, lt 2.

Husain mengatakan, rotasi pejabat adalah hal yang biasa demi untuk semakin memperbaiki kinerja univeritas kedepannya. Untuk pejabat yang lama tidak perlu berkecil hati, dan untuk pejabat baru agar mempersiapakan diri untuk menggenjot kinerja yang lebih baik.

“Setelah pelantikan ini, mari kita secara bersama-sama melakukan percepatan untuk agar UNM menjadi lebih baik lagi ke depan sesuai dengan tuntutan zaman dan juga mempersiapkan diri untuk mengaplikasikan kebijakan menteri Nadiem soal kampus merdeka,” ujar mantan Dekan Fakultas Teknik UNM itu.

Terkhusus kepada dekan yang baru dilantik, Dekan FE, Prof Dr Thmarin, M.si. dan Dekan FSD Dr Tangsi, M.Sn.
Husain berpesan agar jurusan yang belum terakreditasi A atau unggul untuk segera melakukan reakreditasi.

“Pimpinan dapat mendorong membuka program studi yang belum ada saat ini di UNM. Besar harapan agar bisa bekerja bersama dengan konsep kampus merdeka sesuai dengan keinginan mas Menteri,” ungkapnya.

Selain itu, Ia juga berharap agar seluruh komponen yang ada saat ini untuk mempersiapkan diri berubah dari perguruan tinggi badan layanan umum menjadi berbadan hukum.

“Beberapa waktu lalu saya sudah berbincang dengan dewan pengawas UNM, dan meminta jalan untuk menangkap peluang perubahan kampus menjadi berpayung PTN BH, jangan sampai nanti berubah menteri, kebijakannya akan berubah lagi,” jelasnya.

Ia juga menyebut, saat ini dari dari 12 LPTK sisa dua yang belum mengajukan diri perubahan menjadi PTN BH, Ia pun berharap pejabat yang baru dilantik dituntut lebih keras lagi. (rls-mk03)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...