Disanksi Gara-gara Unggahannya Singgung Jokowi, Dosen Unnes Melawan

Selasa, 18 Februari 2020 22:05

Sucipto Hadi Purnomo. (Dok. Pribadi)

FAJAR.CO.ID — Dosen Universitas Negeri Semarang (Unnes), Dr Sucipto Hadi Purnomo, mengaku tidak kaget saat mendapat sanksi bebas tugas sementara.

Sanksi tersebut diduga diberikan karena dia mem-posting di Facebook kalimat “Penghasilan anak-anak saya menurun drastis pada lebaran kali ini. Apakah efek Jokowi yang terlalu asyik dengan Jan Ethes?”. Postingan itu diunggah pada 10 Juni 2019.

“Masalah dibebastugaskan, menurut saya, bukan sesuatu yang mengejutkan. Tapi mengherankan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang (grup FAJAR) Senin (17/2/2020) kemarin .

Sanksi yang diputuskan melalui Keputusan Rektor Unnes Nomor B/167/UN37/HK/2020 tersebut berlaku mulai Rabu (12/2) sampai turunnya keputusan tetap.

“Saya dituduh menghina Presiden Jokowi. Kalau memang iya, buktikan saja. Namun, karena kita orang akademik, penyelesaian paling elegan adalah menggelar forum akademik, misalnya debat terbuka atau pun sidang forum akademik,” ujarnya.

Menurut dia, pemeriksaan baru dimulai dan akan dijanjikan pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan sebelumnya, menurut dia, tidak berfokus pada substansi terkait dengan unggahannya.

“Dari situ saya tanyakan SOP dan SK-nya. Saya kira ini wajar dan hak bagi terperiksa. Setelahnya malah muncul sanksi dengan sangkaan menghina simbol negara, yakni presiden,” tambahnya.

Sucipto ingin memastikan hukuman yang diterima sesuai dengan prosedur. Namun, jika tidak, dosen fakultas pendidikan bahasa dan sastra Jawa tersebut akan melawan.

Bagikan berita ini:
8
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar