Pengadilan Tinggi Vonis Kurir Nakoba 20 Tahun, JPU Ajukan Kasasi

0 Komentar

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengadilan Tinggi (PT) Makassar memvonis dua terdakwa kurir narkoba, Muslimin alias Messi, dan Wisnu bin Kadir selama 20 tahun penjara. Putusan nomor 678/PID.SUS/2019/PT.Mks tersebut menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Kedua terdakwa sebelumnya ditangkap pada 22 Januari 2019 di Jalan Pampang V, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang Makassar. Dari tangan kedua tersangka ditemukan lima kilogram narkoba jenis sabu-sabu. Dari hasil pemeriksaan, keduanya diketahui menjadi kurir (perantara) narkoba yang dikendalikan oleh Wempi Wijaya dan Fajar yang kini masih dalam pencarian orang (DPO).

Keduanya dinyatakan bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulsel, Ridwan mengatakan, putusan PT tersebut terbit pada 13 Desember 2019 lalu. Namun, pihaknya baru mendapatkan putusan tersebut pada awal Februari 2020.

“Jadi kami tadi sudah mengajukan Kasasi melalui PN Makassar. Mekanisme harus melalui PN,” kata Ridwan, Selasa (18/02/2020).

Lebih lanjut, Ridwan menuturkan pihaknya mengajukan kasasi, karena vonis terdakwa masih cukup rendah. Pasalnya dalam tuntutannya adalah seumur hidup.

“Tuntutan kami tidak terpenuhi secara maksimal. Sehingga kami kurang puas dengan vonis,” ujarnya.

Humas PN Makassar, Doddy Hendrasakti, mengatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya kasasi yang diajukan JPU atas kasus Muslimin dan Wisnu bin Kadir. Namun, untuk aturan memang harus melalui pengadilan tingkat satu.

“Harus melalui PN mas, dari kami baru dikirim ke MA. InsyaAllah besok saya kasih info jika sudah ketemu dengan bagian PSTP,” tambahnya. (edo)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...