Sambut Satu Dekade, Rumata’ Jadi Ruang Intelektual dan Budaya

Selasa, 18 Februari 2020 18:51

Suasana diskusi di Rumata'.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tahun depan merupakan perayaan bersama menyambut satu dekade berdirinya Yayasan Rumata’ yang berfokus sebagai Venue/Avenue dalam pertukaran seni, budaya serta intelektual dari dan untuk Indonesia Timur.

Yayasan Rumata’ mengorganisasi dua program unggulan yang diselenggarakan secara mandiri, yakni Makassar International Writers Festival (MIWF) dan SEAScreen Academy serta membangun Rumah Budaya Rumata’ ArtSpace pada tahun 2011 dengan sirkulasi organisasi yang kondusif.

Sejak resmi didirikan, Rumata’ ArtSpace sebagai rumah budaya yang berbasis di Makassar telah menjadi mitra yang sangat diminati oleh begitu banyak organisasi, lembaga dan komunitas ditandai dengan rutinnya kegiatan yang diadakan di Rumata’.

Agaknya terlalu dini untuk menyatakan bahwa sembilan tahun hadirnya Rumata’ ArtSpace, telah memberi kesan & dampak yang signifikan bagi kemajuan Makassar sekaligus Indonesia Timur di sektor intelektual, kebudayaan, dan literasi.

Namun, tak pula dapat dipungkiri sejak sembilan tahun lalu, Rumata’ ArtSpace telah ikut terlibat dalam melahirkan ide, gagasan, serta menggerakkan layar bagi arah tuju kebudayaan kita melalui sastra dan film.

“Selama sembilan tahun di Rumata’ Saya menyaksikan dinamisnya kerja sama lintas generasi dan ini yang menjadi salah satu kekuatan. Saya ingin melihat lebih banyak lagi kegiatan pertukaran intelektual dan budaya yang muncul, yang digerakkan oleh generasi kedua Rumata’ yang mulai tumbuh. Juga penting untuk terus menerus mendorong kesadaran para seniman, kreator dan bakat-bakat baru yang bekerja sama dengan Rumata’ bahwa mereka adalah bagian penting dari pertukaran intelektual dan budaya secara global.” ujar Lily Yulianti Farid, Pendiri, Konseptor, dan Direktur Eksekutif Rumata’ ArtSpace, Selasa, 18 Februari.

Bagikan berita ini:
6
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar