Berefek Penyalahgunaan Kekuasaan, Erwin Akib: Tinjau Ulang Gopay Masuk Sekolah

ILUSTRASI

Oleh karena itu, Erwin berharap menteri tidak membuat kebijakan yang bersifat aksesoris semata. “Soal alat pembayaran digital, biarlah itu urusan bank. Tugas Mas Menteri, bagaimana mendorong pemerataan aksesibilitas sarana dan prasarana pendidikan di era digital,” jelas Nakhoda FKIP Unismuh Makassar ini.

Erwin juga khawatir, maraknya penggunaan gopay di kalangan siswa malah akan mendorong siswa menjadi konsumtif.

“Mereka hanya dimotivasi untuk berbelanja, bukan untuk belajar. Bisa saja, banyak remaja yang akan membohongi orang tua, meminta diiskan gopay untuk bayar sekolah, eh malah dipakai untuk go food, go mart, atau go shop,” kata mantan Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Unismuh Makassar ini.

Terakhir, Erwin meyakini Nadiem Makariem memiliki mimpi besar untuk dunia pendidikan. “Sejauh ini, mas menteri berhasil menghidupkan kembali berbagai diskusi seputar wacana pendidikan. Jangan biarkan gopay, membuat harapan itu pudar kembali,” tutup Erwin. (taq)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...