Dana Pensiun ASN Rp1 Miliar, Tjahjo Kumolo: Salah Kutip

Rabu, 19 Februari 2020 11:44

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi, Tjahjo Kumolo mengklarifikasi berita di sejumlah media online yang menyebutkan dirinya tengah mengusulkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat dana pensiun Rp1 miliar.

Menurut Tjahjo, berita yang dimuat tidak memuat lengkap penjelasannya. Dia membantah tidak pernah mengusulkan ke Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani, agar ASN dapat dana pensiun Rp1 miliar. “Salah kutip,” kata Tjahjo, melalui rilisnya yang dikutip FIN Rabu (19/2). “Bukan BTN lho…tapi TASPEN, ” sambungnya.

Tjahjo mengatakan bahwa Ia sempat diskusi soal pengelolaan dana Tabungan ASN dengan Ketua Umum Pegawai Republik Indonesia (Korpri), dan PT Taspen. Itu pun, bukan membicarakan usulan tentang ASN dapat dana pensiun Rp1 milyar. Namun yang dibicarakan adalah pengelolaan iuran bulanan ASN yang dikelola PT Taspen mulai dari jadi ASN, dari awal sampai akhir masa kerja.

Ia hanya berharap, iuran tabungan ASN itu dikelola dengan baik oleh PT Taspen, sehingga nanti diharapkan ASN bisa mendapatkan hasil tabungannya dengan jumlah siginifikan.

“Syukur-syukur ASN yang pensiun dapat kompensasi tabungan pensiunannya sebesar Rp1 milyar yang merupakan hasil dari iuran tabungan pegawai yang saat ini baru mencapai puluhan juta Rupiah,” ujarnya.

“Ini pernah didiskusikan antara saya dengan Ketua Umum Korpri dan juga dengan pihak PT Taspen yang sekarang pada posisi sehat pengelolaan keuangannya. Jadi pembicaraan dengan PT Taspen tidak dengan Ibu Menteri Keuangan sebagaimana diberitakan media online,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
10
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar