Ilham Indosat

Rabu, 19 Februari 2020 08:02

Ia pun sibuk menyiapkan diri ke bandara. Ia harus ke Melbourne dengan pesawat jam 7 pagi. Putrinya sudah menunggu di sana.

Ketika mendarat di Melbourne sinyal HP-nya masih SOS. Ilham masih belum memiliki kecurigaan soal pembajakan kartu Indosat-nya.

Sambil menunggu bagasi, Ilham ke konter ponsel. Ia membeli kartu lokal, Optus. Saya pun membeli kartu Optus saat berada di Darwin Australia di pekan yang sama.

Saat bertemu putrinya di terminal kedatangan Ilham sudah bisa menggunakan Optus. Ia tidak terlalu risau dengan sinyal ponselnya yang SOS.

Ilham sendiri sebenarnya mengharapkan agar putrinya liburan akhir tahun di Indonesia. Tapi sang putri pilih nyambi bekerja. Dia mengambil pekerjaan paro waktu di Melbourne. Gajinya mahal. Maklum di akhir tahun seperti itu banyak karyawan memilih libur.

Ketika Ilham tiba di Melbourne hari sudah Sabtu siang. Sang putri punya waktu menemani ayah ke shopping center. Ilham belanja barang senilai 44 dolar Australia. Tidak ada masalah dengan kartu kreditnya.

Tapi ketika tanggal 6 Januari ke ATM di Melbourne ia terkejut: saldonya NOL. Ia pun memotret layar ATM itu.

Sebelum itu ia sudah curiga. Yakni ketika ke salah satu shopping center. Dananya di bank dinyatakan tidak cukup. Ilham minta belanjanya dikurangi. Masih tidak cukup.

Bagikan berita ini:
7
8
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar