Kasus Korupsi di Kemenag Rp16 Miliar, Bupati Popo Ali Martopo Digarap KPK


FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tim penyidik Komisi Pemberantasam Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Popo Ali Martopo. Dia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap di Kementerian Agama (Kemenag).

“Saksi Popi Ali Martopo akan dimintai keterangan untuk tersangka USM (Undang Sumantri),” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dikonfirmasi, Rabu (19/2).

Selain Popo, lembaga antirasuah juga turut memanggil dua pegawai negeri sipil (PNS) Kemenag, yakni Tarmizi dan Ashari. Keduanya juga dipanggil sebagai saksi untuk Undang Sumantri.

Kendati demikian, belum diketahui secara resmi apa yang akan digali penyidik KPK terhadap sejumlah saksi. Namun, ketiganya akan ditelisik terkait kasus korupsi pengadaan barang dan jasa di Kemenag, yang diduga terdapat kerugian negara mencapai Rp16 miliar.

KPK menetapkan Undang Sumantri (UMS) selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama sebagai tersangka. Penetapan ini setelah lembaga antirasuah melakukan pengembangan perkara, terkait dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemenag tahun 2011.

KPK menduga Undang terlibat dalam dua kasus, yaitu korupsi pengadaan peralatan laboratorium komputer untuk MTs, serta pengadaan pengembangan Sistem Komunikasi dan Media Pembelajaran Terintegrasi untuk Jenjang MTs dan MA pada Ditjen Pendis Kemenag pada 2011.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar