Di Tangan Iqbal Suhaeb, Kinerja Pemkot Makassar Dinilai Merosot

Kamis, 20 Februari 2020 16:10

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kinerja Pemkot Makassar merosot. Sejumlah program jalan di tempat.

M Iqbal Suhaeb tidak lama lagi genap setahun bertugas sebagai Penjabat Wali Kota Makassar. Tetapi, selama kepemimpinannya, sistem pemerintahan berjalan tanpa arah.

Di sektor transportasi dan lalu lintas, macet masih menjadi momok. Terutama saat jam pergi dan pulang kantor. Waktu tempuh makin lama. Waktu pengendara habis di jalan. Kian tersita.

Pengamat Transportasi Makassar, Lambang Basri Said mengatakan, dari segi penanganan kemacetan, memang sudah terlihat progresnya. Hanya saja program Pj wali kota belum maksimal.

Jelang setahun pertama, penanganan kemacetan memang terlihat. Ada pengurangan titik macet. Dari yang awalnya 45 titik kini menjadi 40 titik.

Hanya saja kelambatan dan intensitas kemacetannya justru bertambah parah. “Ada kenaikan 18 persen. Contohnya untuk jarak tempuh untuk 5 kilometer kini sudah mencapai rata-rata selama 20 menit,” bebernya kepada FAJAR, kemarin.

Kata dia, penyebabnya utamanya adalah penanganan masih di tingkat hilir. Bukan hulu. Seperti penertiban parkir atau PKL hanya sementara. Belum bisa memberi dampak yang besar.

Semestinya penanganan lebih kepada pembatasan kendaraan, atau penerapan program ganjil genap. Penyediaan fasilitas kendaraan umum yang nyaman untuk masyarakat, layaknya di negara berkembang.

Ia memberi contoh di kawasan perkantoran swasta. Kantor-kantor membuat pembatasan parkir untuk kendaraan. Ruang parkir hanya muat untuk beberapa mobil saja. Sementara pemerintah menerapkan larangan parkir di badan jalan.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI