Diperintah Gubernur Sulsel, Seperti Ini Pergerakan Dishub Sulsel dan Makassar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rencana merancang peraturan wali kota (perwali) untuk menangani Pak Ogah tanpa kemajuan. Tim terpadu jalan di tempat.

Tim terpadu ini hanya bergerak ketika Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menegaskan agar kemacetan di Makassar harus diminimalisasi. Dia menyebut salah satu penyebabnya adalah keberadaan Pak Ogah yang belum juga bisa ditangani.

Gubernur bahkan secara tegas meminta Dinas Perhubungan Sulsel dan Makassar menertibkan Pak Ogah. Bahkan, bila perlu, menggandeng kepolisian.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Mario Said mengaku belum ada pertemuan lanjutan untuk membahas perwali tentang Pak Ogah tersebut. Rancangannya masih disiapkan di masing-masing OPD terkait.

“Sementara dirancang isi perwalinya. Nanti kalau sudah selesai, baru saya menghadap ke Dishub Sulsel. Baru kita adakan pertemuan dengan OPD terkait,” ujar Mario kepada FAJAR, Rabu, 19 Februari.

Menurutnya, perancangan perwali ini memang butuh waktu. Perlu diracik secara matang. Agar dampak yang dihasilkan dari perwali nanti bisa dirasakan masyarakat.

“Kalau dari dishub kita akan mencoba meramu bagaimana kesiapan jika misalnya Pak Ogah ini ditertibkan. Akan diarahkan ke mana setelah itu. Selama ini belum jelas,” paparnya.

Mario mengungkapkan, pihaknya berupaya mempercepat perancangan perwali ini. Apalagi, sudah ada atensi dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah untuk segera menuntaskan persoalan Pak Ogah. Sangat meresahkan.

“Insyaallah Jumat ini saya akan menghadap ke Dishub Sulsel. Nanti kita jadwalkan pertemuan dengan OPD terkait. Karena hasilnya akan diperlihatkan ke bagian hukum kemudian diteruskan ke wali kota,” beber Mario.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir menambahkan, persoalan Pak Ogah memang menjadi perhatian belakangan ini. Pihaknya mengaku siap bersama-sama menangani Pak Ogah agar tidak lagi turun ke jalan.

“Kalau Dinas Sosial sendiri bagaimana memberikan pembinaan kepada mereka. Tetapi untuk detailnya kita belum punya rancangannya. Nanti kita bahas bersama tim terpadu,” pungkasnya. (ism/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...