Kasus Fee 30 Persen, Camat Rappocini Hamri Haiyya Ditahan

Kamis, 20 Februari 2020 16:21

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri melimpahkan tersangka Camat Rappocini, Hamri Haiyya (HH), kasus dugaan korupsi fee 30 persen pada kegiatan sosialisasi dan penyuluhan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), di Kecamatan se-Kota Makassar sebesar Rp70.049.999.000 tahun 2017.

Selain melimpahkan tersangka, penyidik juga telah menyerahkan barang bukti kasus tersebut ke JPU (Jaksa Penuntut Umum) Kejati Sulsel, Rabu (19/2/2020).

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Rosyid, saat dikonfirmasi membenarkan jika penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri. Selain menetapkan Camat Rappocini berinisial HH sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Penyidik juga telah melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus tersebut, ke JPU Kejati Sulsel.

“Iya betul, kemarin (Rabu, 19/2/2020) tersangka HH sudah ditahap dua oleh penyidik dari Bareskrim Mabes Polri,” ujar Kasubdit Tipikor Polda Sulsel, Kompol Rosyid, Kamis (20/2/2020).

Perkara yang dilimpahkan ini kata Rosyid, merupakan splitan perkara dari tersangka sebelumnya. Yakni perkara yang juga menjerat mantan Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kota Makassar, Erwin Syarifuddin Haiyya.

“Selain tersangka, penyidik juga telah menyerahkan barang bukti. Serta uang barang bukti sitaan kerugian negara, yang hampir mencapai 5 miliar,” pungkasnya.

Dari tangan 14 Camat Kota Makassar, yang diduga merupakan uang hasil pemotongan fee 30 persen. Dalam kegiatan sosialisasi dan penyuluhan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), di Kecamatan se-Kota Makassar sebesar Rp70.049.999.000 tahun 2017.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI