Maju Independen, Balon Bupati Maros Serahkan Syarat Dukungan Perseorangan

0 Komentar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAROS — Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Maros, Muhammad Nur dan Muhammad Ilyas, dari jalur independen atau perseorangan menyerahkan syarat dukungan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Maros, Kamis, 20 Februari 2020.

Keduanya mendatangi Kantor KPUD Maros didampingi sejumlah pendukungnya dan diterima langsung oleh Ketua KPU Maros, Syamsu Rizal didampingi empat komisioner KPU Maros lainnya.

Bakal Calon (Balon) Bupati Maros, Muhammad Nur mengatakan jika dirinya bersama Ilyas Cika sapaan akran Muhammad Ilyas melalui jalur perseorangan sebagai pembuktian jika keduanya bisa maju tanpa melalui jalur partai politik.

Menurutnya di Maros orang-orang menganggap jalur perseorangan itu diibaratkan seperti swasta, jalur partai politik ibarat negeri.

“Masih dipandang sebelah mata, tapi kami ingin membuktikan di Maros bisa lahir pemimpin dari rakyat,” ungkapnya saat ditemui disela-sela penyerahan syarat dukungan.

Diakuinya pihaknya telah bekerja mengumpulkan dukungan sekitar tiga bulan lamanya. Meski niat untuk mendaftar melalui jalur perseorangan telah ada sejak tiga tahun lalu.

Menurutnya jalur perseorangan yang diambilnya ini tidaklah mudah.

“Awalnya kami input diexcel, nanti pada pekan kedua Januari kami terima aplikasi dari KPU. Dan dua hari terakhir ini kami kesulitan menginput karena server KPU sempat down dan maintenance. Sehingga kami berharap nantinya ada kesempatan melakukan perbaikan,” jelasnya.

Selain melalui jalur independen, pasangan yang dipanggil Baret Cella akan kembali ke Jakarta untuk bergerilya mencari dukungan partai politik.

Apalagi sebelumnya ia telah mendaftar ditiga partai di Maros dan tetap optimis meski jalur perseorangan tapi juga mendapat dukungan partai politik.

Sementara Ketua KPU Maros Syamsu Rizal mengatakan setelah penyerahan syarat dukungan ini pihaknya kemudian melakukan pengecekan awal dan verifikasi jumlah.

“Ada tiga tim yang kami bentuk, satu tim terdiri dari 5 orang. Mereka akan bekerja mengecek jumlah syarat dukungan. Jika belum memenuhi ketentuan bisa diperbaiki,” ungkapnya.

Untuk waktu verifikasi jumlah syarat dukungan perseorangan tanggal 23 Februari mendatang.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata masih ada dokumen syarat dukungan yang diserahkan tidak lengkap. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...