Pep Guardiola Semprot Presiden Barcelona yang Dukung Sanksi City

Kamis, 20 Februari 2020 19:37

Pep Guardiola (dua dari kanan) bersama petinggi Barcelona/MARCA

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Manajer Manchester City, Pep Guardiola bereaksi dan mengecam Presiden Barcelona, Josep Bartomeu setelah melontarkan dukungan pada UEFA terkait sanksi larangan The Citizens bermain di Liga Champions. Pep yang marah mengatakan Barca jangan bicara terlalu keras karena mereka juga bisa mendapat masalah.

Presiden Barcelona, Josep Bartomeu sebelumnya mengucapkan terima kasih kepada UEFA dan mendukung larangan City. Menurutnya, UEFA telah menjalankan pekerjaan mereka dengan baik untuk memastikan klub mematuhi aturan FFP dan mengatakan Barca mendukung mereka.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada UEFA tentang FFP. Mereka telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Kami memiliki penyelidikan rutin dan kami telah mendukung UEFA dalam segala hal yang dilakukannya di sepakbola,” kata Bartomeu dikutip dari Daily Mail.

Manchester Biru dilarang tampil dua musim di Liga Champions karena pelanggaran Financial Fair Play. Saat ini, klub kaya raya itu tengah berupaya melakukan banding agar mereka bisa tetap tampil di Liga Champions, musim depan.

“Jangan bicara terlalu keras Barcelona. Itu saran saya, karena semua orang kadang-kadang terlibat dalam situasi,” tegas Pep Guardiola yang merupakan salah satu mantan pelatih Barcelona dengan karier paling sukses.

Saking marahnya, Pep bahkan menegaskan dirinya sangat berharap akan bertemu dengan Barcelona di Liga Champions. “Kami akan mengajukan banding dan mudah-mudahan di masa depan kami bisa bermain Liga Champions melawan Barcelona,” tegasnya. Pep juga menanggapi klaim bahwa supremo itu menyewa perusahaan media sosial untuk mencoreng dan memata-matai dirinya. “Saya tidak tahu apakah mereka memata-matai saya tetapi mereka tahu saya, tidak perlu memata-matai saya,” ujar Guardiola. (amr)

Komentar