Alus Musyhar Laily: Saya Yakin Bapak-bapak Akan Merespons dengan Indah Catatan Kami

Jumat, 21 Februari 2020 09:50

Alus Musyhar Laily, guru honorer nonkategori asal Riau, saat mengadu ke DPR, Kamis (202). Foto M Fathra Nazrul IslamJPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Alus Musyhar Laily, guru honorer nonkategori asal Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, itu tampak bersemangat saat mendapat giliran berbicara di depan para wakil rakyat di DPR, Senayan, Kamis (20/2).

Alus datang bersama rombongan berjumlah 47 orang yang menamakan diri Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non-Kategori 35 Tahun ke Atas (GTKHNK 35+).

Ketuanya Eko Wibowo. Mereka datang ke gedung Parlemen di Senayan, untuk berjuang agar bisa diangkat jadi PNS.

Kemarin, rombongan ini diterima oleh perwakilan Anggota DPR Dapil Riau, yakni Achmad, Syamsurizal, dan seorang Anggota DPD RI Edwin Pratama Putra. Pertemuan berlangsung di ruang sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), sekitar satu jam sebelum magrib.

Alus pun menceritakan bahwa dirinya bersama sekitar 45 orang honorer nonkategori di Bumi Lancang Kuning, memulai perjuangan dari bawah. Mulai kecamatan, kabupaten, dan provinsi.

Di tingkat kabupaten, langkah mereka direstui oleh PGRI, Dinas Pendidikan, Sekretaris Daerah, DPRD dan Bupati/Wali Kota.

“Lalu di ujung bertemu dengan DPRD Provinsi. Alhamdulillah respons beliau-beliau sangat indah, dan saya yakin bapak-bapak (DPR RI) juga akan merespons dengan indah catatan kami,” ucap Alus.

Alus lantas menjelaskan posisi para guru honorer nonkategori di Riau terdiri dari tiga kelompok; guru komite murni yang diangkat sesuai SK kepala sekolah, guru bantu daerah tingkat II dengan SK bupati/wali kota dan terakhir guru bantu tingkat I yang mengantongi SK Gubernur.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI