Pesan Syamsurizal untuk Honorer: Ada Peluang Bapak Ibu Diangkat Menjadi PNS

Jumat, 21 Februari 2020 11:23

Anggota Komisi II DPR Syamsurizal saat menerima perwakilan honorer nonkategori asal Riau, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2). Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi II DPR Syamsurizal mengajak semua pegawai honorer untuk berdoa bersama-sama agar pasal-pasal yang diajukan dewan dalam draft RUU revisi Undang-Undang Nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara atau RUU revisi UU ASN, tidak berubah sampai ditetapkan menjadi UU.

Ajakan ini disampaikan wakil rakyat asal Riau ini, ketika menerima 47 perwakilan guru dan tenaga kependidikan asal Riau, yang tergabung dalam organisasi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non-Kategori 35 Tahun ke Atas (GTKHNK 35+), di Senayan, Kamis (20/2).

“Untuk dimaklumi, untuk beberapa kali pertemuan kami dengan Pak Tjahjo Kumolo, Menpan RB, Pak Mendagri, kami sudah berkali-kali mengungkapkan perihal ini, bagaimana agar PNS itu juga berasal dari honorer. Ini perjuangan kami, saya juga anggota Baleg, kami sudah bahas ini berkali-kali,” kata Syamsurizal.

Dalam forum itu, Ketua GTKHNK) 35+ Provinsi Riau Eko Wibowo, menyampaikan nasib guru dan tenaga kependidikan nonkategori di Riau sampai sekarang tidak jelas statusnya dalam sistem kepegawaian.

Dia memohon agar DPR melobi Presiden Joko Widodo supaya mengeluarkan Keppres terkait penyelesaian masalah guru dan tenaga kependidikan honorer yang usianya 35 tahun ke atas.

Nah, Syamsurizal yang juga anggota Panja Revisi UU ASN itu menyampaikan bahwa para honorer baik kategori II maupun non kategori, patut bergembira karena dalam draft revisi UU ASN memuat pasal-pasal pengangkatan tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, hingga tenaga kontrak untuk diangkat menjadi PNS.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI