Tak Boleh Lagi Ada Honorer, Jadi Magang Jalan Terbaik?

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Rencana Pemrov Sulsel mengalihkan status tenaga honorer menjadi magang mendapat respons Pemkot Makassar. Bakal dikaji untuk diterapkan.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman mengatakan, tenaga honorer saat ini memang sedang dilanda kebingungan. Apalagi, sudah ada kebijakan Pemerintah Pusat untuk tidak lagi menggunakan tenaga di luar ASN dan PPPK.

Di sisi lain, pemkot tak ingin kebijakan ini merugikan banyak pihak. Makanya, kata Basri, pemkot terus berusaha mencari jalan terbaik untuk mereka.

“Kalau memang honorer jadi magang yang tepat, nanti kita bisa mencontoh. Bagaimana pun kita akan berusaha sehingga tidak ada pihak-pihak, khususnya tenaga kontrak yang dirugikan,” ungkapnya, kepada FAJAR, Rabu, 19 Februari.

Namun, kata Basri, pemkot saat ini sedang menunggu tindak lanjut kebijakan pusat dalam menyikapi tenaga honorer yang masih ada saat ini.

“Tentu kita akan pikirkan bagaimana sebaiknya membijaksanai keberadaan mereka (honorer). Tetapi rencana pemprov itu patut menjadi percontohan. Kita akan lihat dahulu bagaimana sistemnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mewacanakan untuk mengalihkan tenaga honorer ke pihak ketiga. Itu untuk mengurai jumlah tenaga honorer yang ada di pemkot saat ini.

Iqbal mengaku ke depan akan mendorong tenaga honorer untuk mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

“Yang tidak memenuhi syarat, misalnya tenaga kebersihan dan pengamanan, itu dipihakketigakan. Tidak ada penghapusan tetapi statusnya dialihkan. Kita sedang kaji itu,” katanya. (ism/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...