RMS Paketkan Danny-None

0 Komentar

FAJAR.CO.ID – Danny berpasangan dengan None di Pilwalkot Makassar tahun ini terbuka. Ketua DPW Nasdem Sulsel Rusdi Masse akan memaketkan mereka.

Anggota Komisi III sekaligus Wakil Ketua Banggar DPR RI itu mengaku akan berupaya paket itu jadi. “Danny dan None akan berpasangan,” kata RMS, malam tadi kepada FAJAR.

Pernyataan itu bukan tanpa dasar. RMS mengaku komunikasi di tingkat elite sudah dilakukannya. Baik dengan internal partainya maupun dengan partai lain.

Sejak awal, RMS memang sudah memaketkan mantan Wali Kota Makassar itu dengan adik Mentan RI Syahrul Yasin Limpo tersebut. Melalui akun Instagram, RMS sudah berulangkali mengunggahnya. “Saya pastikan pasangan ini,” singkatnya.

Danny Pomanto yang dikonfirmasi malam tadi merespons positif hal tersebut. Bagi dia, berpasangan dengan None sangat terbuka. “Tidak ada yang tidak mungkin (berpasangan None). Saya mengikuti perintah partai,” jelasnya.

Sementara, Irman Yasin Limpo masih bertahan. Ia mengaku, tetap pada pendirian awal yakni mendaftar sebagai 01. “Saya tidak mendaftar sebagai 02, itu saja,” jelasnya.

Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo pun menyambut baik hal tersebut. “Apa pun perintah partai, saya akan perjuangkan. Danny-None ini pasangan ideal,” jelasnya.
Arah PAN

Wakil Ketua DPW PAN Sulsel M Irfan AB mengatakan sebagai partai yang memberikan usungan kepada None, tentu mendorong untuk mencukupkan kursi usungan. Sejumlah parpol potensial karena belum menentukan sikap.

“Jadi kami akan berkomunikasi bersama Pak None dengan partai-partai ini. Kami intens komunikasi dengan Demokrat, Gerindra, PKS, dan PDIP,” ungkapnya.

Setelah partai cukup, tahapan berikutnya mencari figur yang bisa mendampingi None sebagai calon wakil. PAN memberikan keluwesan kepada None untuk menentukan pendamping. Namun, pihaknya juga akan menyodorkan nama.

“Ada Pak Jamaluddin Jafar dan Pak Yusran Paris sebagai kader PAN di Makassar yang bisa jadi alternatif wakil. Kita usulkan ke Pak None, apakah mau menerima atau tidak. Jadi tergantung Pak None, apakah dengan hitung-hitungan nama ini bisa memenangkan pertarungan nanti,” tukasnya

Hanura Pelan

Ketua Hanura Makassar, M Yunus HJ menyampaikan, nama-nama kandidat telah dikirim ke DPP. Pihaknya pun kini dalam proses menunggu keputusan. Ada lima nama yang telah diserahkan ke provinsi kemudian berlanjut dan menunggu keputusan DPP.

Nama-nama itu, Danny, Deng Ical, Appi, Fadli Ananda, dan None. Pekan depan, para kandidat akan dipanggil langsung ke DPP untuk mengikuti tahapan selanjutnya sebelum resmi ada nama yang keluar. Para kandidat akan ditemani Ketua Hanura Makassar dan Ketua Desk Pilkada.

“Nanti dari DPP itu akan mengerucut satu nama. Bisa berupa surat tugas dulu untuk melengkapi pasangan. Jika kandidat yang diusung telah memiliki pasangan/wakil maka secara langsung diberikan rekomendasi untuk dibawah ke KPU,” jelasnya.

Pihaknya mempredikasi paling lambat di akhir Maret nanti rekomendasi akan terbit. Prediksi tersebut dengan menghitung proses penjaringan masih dilakukan Hanura dan membutuhkan waktu paling lama dua pekan untuk menyelesaikan semua tahapan di DPP.

Di sisi lain Sekretaris Komisi B DPRDM Makassar ini mengaku Hanura tidak ingin kehilangan momentum untuk mengusung calon wali kota Makassar. Apalagi melihat bakal calon yang ingin maju menunjukkan keseriusan bertarung.

“Hanura ingin terlibat jadi partai pengusung, bukan pendukung, apalagi jadi penonton. Kami ingin memenangkan pertarungan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PDIP Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile menyatakan rekomendasi untuk usungan Pilwalkot Makassar masih dalam berproses di pusat. Belum ada jadwal pasti rekomendasi akan keluar.

“Dari DPD itu sudah kirim nama. Ada 11 nama dan semua tentu punya peluang untuk mendapatkan rekomendasi,” bebernya.

Suhada menjelaskan ada beberapa alasan belum keluarnya rekomendasi. Antara lain adanya survei internal yang dilakukan partai untuk mengukur tingkat kekuatan masing-masing kandidat.

“Itu kami harap survei segera dirilis. Survei itu bagian mekanisme dan keputusan berdasarkan nilai survei yang ada,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Makassar ini menambahkan, terkait nama-nama yang menguat untuk mendapatkan rekomendasi baru berdasarkan pemberitaan yang hadir di media. “Jadi ini masih sangat dinamis. Para kandidat juga rutin membangun komunikasi,” imbuhnya. (taq-abd/zuk)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...