Susur Sungai, Enam Siswa Meninggal Terseret Arus

Sabtu, 22 Februari 2020 11:22

NESTAPA: Suasana evakuasi siswa SMPN 1 Turi yang mengalami musibah saat susur sungai di Sungai Sempor Pedukuhan Dukuh, Donokerto, Turi, Sleman, kemarin (21/2). (ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA)

FAJAR.CO.ID,JOGJA– Dunia pendidikan dan Praja Muda Karana (Pramuka) di Jogjakarta berduka. Enam siswa SMPN 1 Turi, Sleman, yang sekaligus anggota Pramuka, meninggal dunia saat mengikuti kegiatan susur sungai di Sungai Sempor yang terletak di Pedukuhan Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, kemarin (21/2).

Mereka terseret arus. Mereka hanyut.

Hingga pukul 22.00, berdasar informasi dari Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman dan Basarnas DIJ, siswa yang meninggal dunia ada enam siswa. Empat siswa sempat dirawat di Klinik SWA. Mereka yakni Sofia Aulia, siswa kelas 8 yang tinggal di Sumberejo; Arisma (kelas 7/Ngentak Tepan), Nur Aizah (kelas 8/Kembangarum); dan Latifa (Kembangarum).

Seorang korban meninggal dunia lainnya yakni Khoirunisa Nur Cahyani. Siswi kelas kelas 7 tersebut ditemukan sekitar pukul 18.30.

Sekitar pukul 21.20, ditemukan lagi seorang siswa dalam keadaan meninggal dunia. Yakni, Evieta Putri Larasati.

Selain itu, hingga tadi malam, tercatat ada lima siswa belum ditemukan. Keberadaan mereka masih terus dicari.

Enam siswa yang sempat hanyut berhasil selamat. Mereka hanya mengalami luka ringan. Mereka sudah dibawa pulang oleh keluarga masing-masing.

Ada pula empat siswa yang dirawat di Puskesmas Turi. Mereka adalah Naswa, Gama, Farah, dan Meisa.

Seorang siswa lainnya dirawat di Puri Husada. Identitas siswa tersebut belum diketahui.

Komentar


VIDEO TERKINI