Tebang Kayu di Hutan, Dua Kakek Terancam Lima Tahun Penjara

FOTO: POJOKPITU

FAJAR.CO.ID — Dua kakek Mono (60) dan Mulyadi (55) asal Desa Sumber Addi Lamongan dibekuk polisi. Gara-garanya, mereka menebang dua kayu jati di kawasan hutan, Mantup, Lamongan, Jatim. Aksi keduanya dianggap sebagai pencurian.

Kasat Reskrim Polsek Mantup, AKP David Manurung, mengatakan, Dua kakek ini nekat mencuri kayu jati karena tidak punya uang untuk membeli dan akhirnya menebang pohon. Aksi pencurian ini dilakukan sekitar jam tiga dini hari.

Saat itu, keduanya menebang dua buah pohon jati dan menjelang pagi sekitar jam 7 pagi, baru keduanya membawa pohon jati tersebut yang sudah dipotong menjadi lima buah gelondongan ini dengan cara dipanggul ke rumah,” ujarnya, Sabtu (22/2/2020).

Namun, saat di tengah hutan ada petugas Perhutani dan polisi melakukan patroli dan melihat keduanya sedang beraksi.

“Dari pengakuan tersangka Mono, dia nekat melakukan pencurian kayu jati di hutan tersebut, karena untuk memperbaiki teras rumah yang sudah mulai rapuh dan akan roboh,” sambung AKP David.

Dari hasil penangkapan kasus illegal loging ini, petugas berhasil menyita lima buah batang kayu jati.

Kini kedua tersangka meringkuk di sel tahanan Mapolres Lamongan dan terancam hukuman lima tahun penjara. (JPNN)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...